Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama lebih memilih berkonsultasi soal calon wakilnya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ketimbang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, orang yang mengusung dirinya maju sebagai orang nomor dua di DKI pada Pilkada tahun 2012 silam.
"Kemarin juga bahas soal wagub kayak mau bahas istri saya kan, Ibu (Megawati) suka nggak, kalau nggak sebutin alasannya apa. Saya juga nyebutin alasan saya apa jadinya kan enak. Saya mengajukan tiga nama," ucap lelaki yang akrab disapa Ahok itu di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (28/11/2014).
Mantan Bupati Belitung Timur itu menuturkan, tidak memilih Prabowo untuk berkonsultasi karena merasa tidak terlalu dekat dengan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. Ahok juga membantah jika disebut lupa pada jasa orang yang membawanya ke Ibu Kota.
"Kita enggak pernah berfikir begitu. Tapi kalau kita bahas jasa itu kita berdebatnya bisa panjang. Waktu dia ngusung saya dia juga ngusulin Dedi Mizwar kok. Itu bisa jadi panjang," ucap Ahok menuturkan alasanya.
Ahok menerangkan, pertemuan yang di kediaman mantan Presiden RI ke-5 pada Kamis 27 November 2014 lalu, berlangsung tertutup. Pada kesempatan itu Ahok mengajukan tiga nama calon yang dipilihnya untuk menemanniya membangun Jakarta. Ketiga nama tersebut adalah mantan Walikota Blitar Djarot Saiful Hidayat, mantan Walikota Surabaya Bambang Dwi Hartono dan Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Sarwo Handayani.
Ahok mengaku, tidak menutup kemungkinan, calonnya datang dari kalangan partai politik (parpol). Sebab, para awalnya, dia juga berasal dari parpol.
"Enggak juga, saya juga orang politik, yang penting karakternya teruji kerja. Bambang DH teruji sudah di Surabaya terbukti bisa bebasin jalur hijau. Blitar 10 tahun bedah rumah bisa beres karena pak Djarot. Saya kenal dia dari 2006, saya bupati dia wali kota. Bu Yani dua tahun saya sama dia, saya tahu lah kerjanya dia bagaimana, sikapnya bagaimana, kepada DPRD bagaimana, kepada birokrat bagaimana. Ya tinggal tiga nama aja kita pilih," jelas Ahok.
Ahok menepis jika disebut memilih Djarot dan Bambang lantaran keduanya berasal dari PDI Perjuangan.
"Saya enggak bicara dia PDIP atau enggak. Kan dari dulu waktu saya pilih-pilih nama itu tidak bicara dari partai. Saya pilih sangat sederhana, kalau mau nguji karakter seseorang dia harus pernah berkuasa. Kala dia enggak pernah berkuasa saya enggak ngerti sifatnya, cara kerjanya," tambah dia.
Berita Terkait
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Blak-blakan di Sidang, Ahok Cium Upaya 'Sembunyikan' Rugi Pengadaan LNG Pertamina ke Cucu Perusahaan
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari