Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap membeli lahan warga untuk dijadikan taman interaktif, seperti yang disampaikan Asisten Sekretaris Bidang Kesejahteraan Masyarakat DKI Jakarta Bambang Sugiyono di Jakarta.
"Sesuai permintaan pak gubernur jika ada warga yang memiliki lahan besar, kami siap membeli untuk dijadikan taman interaktif," kata Bambang di Jakarta, Rabu.
Menurutnya, taman tersebut memungkinkan terjadinya interaksi masyarakat secara positif, sehingga tidak ada lagi ruang publik yang disalahgunakan.
Taman interaktif tersebut memiliki konsep yang ramah bagi anak-anak, kaum lansia, penyandang disabilitas, termasuk berfungsi sebagai taman bacaan dan olah raga, katanya menjelaskan.
"Semua fasilitas dan aksesibilitas akan diberikan pemerintah, terutama dalam rangka menumbuhkan kesamaan pada kaum disabilitas," kata Bambang.
Mantan Wali Kota Jakarta Utara tersebut berpendapat, pemberian fasilitas tersebut akan menjadi perhatian Pemprov DKI ke depan, agar penyandang disabilitas memiliki ruang gerak yang sepadan dengan warga nondisabilitas.
Sehari sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok juga mengatakan kesiapan Pemprov untuk menyediakan taman yang ramah terhadap kaum disabilitas.
"Nanti bulan Maret kita perlihatkan enam taman dengan konsep baru yang ramah pada disabilitas," kata Ahok di Jakarta, Selasa (2/12).
Saat ini enam taman interaktif tersebut masih dalam tahap pengerjaan, dan menjadi "pilot project" agar bisa ditiru sebagai konsep taman modern di DKI Jakarta, jelas Ahok. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Sekolah Iran di Tengah Perang: Tanpa Telepon, Internet Mati dan Kelas Hancur
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Penolakan Industri Terkait Kebijakan Label Nutri Level AD
-
Saiful Mujani Santai Meski Dilaporkan Makar: Kalau Harus Ditahan, Ya Tahan Saja
-
PM Lebanon: Israel Sengaja Incar Bunuh Wartawan Pakai Rudal
-
Eks Ketua Komnas Perempuan Soal Demokrasi RI: Kalau Kartini Lahir Sekarang, Bisa Dituduh Makar
-
Kemenlu RI Pastikan Sama Sikap dengan Malaysia dan Singapura Soal Tarif Selat Malaka
-
Kasus DKJA, KPK Panggil Dirjen Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub
-
Kabar Gembira! Besok Naik Transportasi Umum di Jakarta Cuma Bayar Rp1
-
Soal Kasus Guru Atun Dihina Siswa di Kelas, Komisi X DPR: Ini Tamparan Keras Dunia Pendidikan
-
Daya Beli Terancam Gegara Harga Naik, DPR Minta Pemerintah Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng