Suara.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia segera mengambil keputusan terkait konflik internal Partai Golongan Karya. Kemungkinan diputuskan Selasa (16/12/2014) atau Rabu (17/12/2014).
"Ini kan di undang-undang bilang tujuh hari, tujuh hari kerja atau tujuh hari apa? Saya menafsirkannya tujuh hari kerja, sehingga kalau tujuh hari kerja, Selasa atau Rabu," kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yosana Laoly di Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (11/12/2014). "Tim akan rapat. Kita ambil keputusan."
Yasonna mengemukakan masih ada berkas yang belum lengkap dari dua kubu Partai Golkar yang sedang berselisih.
Kendati demikian, dia menyatakan Kemenkumham telah menugaskan tim untuk mendalami berkas laporan kedua kelompok, yakni antara Aburisal Bakrie dan Agung Laksono.
"Kelompok A dan kelompok B, kelompok Ancol dan kelompok Bali," katanya.
Menurut dia, tim tersebut pada hari Rabu (10/12) telah melaporkan jika sudah mendalami berkas-berkas, akta notaris, berita acara dan sebagainya, namun masih ada yang harus dilengkapi.
Ia memastikan akan memberikan jawaban terkait konflik internal Partai Golkar.
"Pasti saya jawab. Jawabannya seperti apa, tergantung pendalaman kita," katanya.
Yasonna mengatakan pendalaman yang pertama dilakukan adalah terhadap kelengkapan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, kemudian membandingkan dua kelompok yang berseteru.
"Memang ada dalam undang-undang yang menyatakan kalau masih ada perselisihan, maka akan diselesaikan. Dalam undang-undang bilang tujuh hari," katanya menambahkan. (Antara)
Berita Terkait
-
Sinyal Bahaya? Legislator Golkar Soroti Tekanan Struktural di Balik Melebarnya Defisit APBN 2025
-
Ingatkan Pemerintah Jangan Terburu-buru Naikkan Harga BBM, DPR: Harus Jadi Opsi Paling Akhir
-
Hadir di Acara Golkar, Pramono Anung Merasa Di Rumah Sendiri
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel
-
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran