Suara.com - Marsheilla Gischa Islami akhirnya dinobatkan sebagai pemain muda berprestasi oleh Perkumpulan Bulutangkis (PB) Djarum, setelah mampu meraih prestasi terbaik sepanjang tahun 2014 lalu.
Atas prestasi tersebut, PB Djarum memberikan penghargaan berupa bonus sebesar Rp25 juta kepada Sheilla, panggilan akrabnya. Tidak hanya itu, pemain taruna ini juga berhak mendapatkan bonus dari sektor ganda putri sebesar Rp18 juta, serta di ganda campuran sebesar Rp18 juta.
"Apresiasi ini kami berikan atas prestasi terbaik yang ditunjukkan oleh pemain PB Djarum selama 2014. Kami berharap, bonus ini akan lebih memacu semangat mereka ke depan," ungkap Direktur Program Bhakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, di Jakarta, Senin (19/1/2015).
Marsheilla Gischa Islami yang turun di ganda putri bersama Rahmadhani, tercatat mampu menjadi yang terbaik pada ajang Kejurnas 2014 lalu. Begitu juga saat turun di ganda campuran bersama Jeka Wiratama, Sheilla pun mampu menjadi juara Kejurnas 2014.
Atas apresiasi yang diberikan oleh PB Djarum itu, Sheilla sendiri mengaku akan lebih tertantang lagi untuk ke depannya. Bahkan pada tahun ini, dia mengaku sudah mempunyai target pribadi, yaitu mampu menyodok ke papan atas peringkat dunia di Indonesia.
"Saya akan terus berusaha. Untuk target pribadi, saya ingin bisa masuk 10 besar," ucap Sheilla, usai menerima bonus dari PB Djarum.
Seperti biasa, bonus kali ini sendiri tidak hanya diterima oleh Sheilla. PB Djarum juga sekaligus memberikan bonus kepada pemain lain, yang meski saat ini tidak masuk Pelatnas namun mampu berprestasi. Ada beberapa indikator yang digunakan, yang salah satunya adalah peringkat dunia dalam kelompok 50 besar.
Sebagai pemain PB Djarum yang memiliki peringkat tertinggi di BWF, pemain tunggal putra Dionysius Hayom Rumbaka yang berada di posisi 30 dunia, berhak mendapatkan bonus Rp60 juta. Sedangkan Maria Febe yang berada di posisi 44 dunia, juga berhak mendapatkan bonus Rp30 juta. Beberapa pemain lainnya pun tak ketinggalan meraih bonus, dengan total bonus yang kali ini diberikan PB Djarum mencapai lebih dari Rp600 juta. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Regenerasi Terlihat, PBSI Bangga dengan Performa Pemain Muda di Indonesia Masters 2026
-
Alwi Farhan Juara Indonesia Masters 2026
-
Runner Up Lagi, Raymond/Nikolaus Gagal Putus Kutukan Ganda Putra di Istora
-
Kalahkan Unggulan Malaysia, Sabar/Reza Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026
-
Langkah Fadia/Tiwi Terhenti di Perempat Final Indonesia Masters 2026
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
Terkini
-
Atasi Banjir Jakarta Utara, Pramono Anung Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung 2027
-
Gantikan Adies, Sari Yuliati Ditetapkan Jadi Wakil Ketua DPR RI dari Golkar
-
Terpilih Jadi Hakim MK, DPR Proses Pemberhentian Adies Kadir dari Kursi Wakil Ketua
-
Jadi Saksi, Rocky Gerung Sebut Jokowi Kewalahan Hadapi Isu Ijazah Palsu
-
Dipanggil Komisi III DPR, Kapolresta-Kajari Sleman Siap Beberkan Kasus Jambret Secara Menyeluruh
-
Viral Es Gabus Johar Baru Dikira Pakai Busa Kasur, Polisi Akui Salah Simpulkan dan Minta Maaf
-
Jadi Saksi Ahli di Kasus Ijazah Jokowi, Rocky Gerung: Ijazahnya Asli, Orangnya yang Palsu!
-
Tok! DPR Sahkan Adies Kadir sebagai Hakim MK, Gantikan Inosentius Samsul
-
Eks Wamenaker Noel Beri Peringatan ke Purbaya, KPK: Bisa Jadi Misinformasi di Masyarakat
-
Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah