Suara.com - Mabes Polri menganggap wajar kenaikan pangkat Komisaris Besar Polisi Victor Edi Simanjuntak, yang sebelumnya bertugas di Lembaga Pendidikan Kepolisian (Lemdikpol) yang dikepalai oleh Komjen Pol Budi Gunawan (BG), menjadi Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim.
Naikan pangkat anak buah BG ini menjadi perbincangan, karena sebelumnya, Vitor jugalah yang menangkap Bambang Widjojanto.
Menanggapi hal itu, Irwasum Polri Komjen Pol Dwi Priyatno mengatakan, pengangkatan Victor merupakan keputusan pimpinan Polri.
"Saya rasa kalau sudah keputusan pimpinan dan Wanjakti (Dewan Kebijakan Tinggi Polri), ya kami melaksanakan. Memang sudah waktunya dia dipromosikan," kata Dwi di Mabes Polri, Jumat (6/3/2015).
Sebelum diangkat menjadi Dirtipideksus Bareskrim, Victor menjabat Kabagkermadiklat Robindiklat Lemdikpol. Pengangkatan Victor berdasarkan surat telegram no ST 493/III/2015 dan ST 494/IV/2015 yang ditandatangani Asisten SDM Polri Irjen Haka Astana tertanggal 5 Maret 2014.
Keterlibatan Victor dalam menangkap Bambang Widjojanto di Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu dinilai bermasalah oleh Ombudsman RI. Ombudsman menilai proses penangkapan itu melanggar hukum.
Namun, Dwi berpandangan, keberadaan Victor di tim khusus penangaanan kasus BW itu legal.
"Dia kan sudah ada surat perintah, kami boleh menugaskan anggota yang di luar itu (Bareskrim), karena mereka sudah pernah menjadi penyidik. Akhirnya kita buatkan surat perintah, dibenarkan kok seperti itu," imbuhnya.
Dalam surat telegram itu, Victor dipromosikan menjadi Dirtipideksus Bareskrim menggantikan Brigjen Pol Kamil Razal.
Dia diangkat bersama puluhan perwira lain dalam jabatan baru. Antara lain Kadiv Humas Polri Ronny Sompie yang menjadi Kapolda Bali. Menurut Kabag Penum Polri Kombes Rikwanto, mutasi di lingkungan Polri itu sebanyak 62 perwira tinggi dan perwira menengah Polri.
Berita Terkait
-
Pembatasan Angkutan Barang dan Truk Lebaran 2026 Mulai Kapan? Ini Jadwalnya Menurut SKB
-
Bareskrim Kejar 2 Anak Buah Ko Erwin yang Masuk DPO, Diburu hingga ke Kalimantan
-
Soal Kasus Nabilah O'Brien, Anggota DPR Semprot Polri: Kenapa Polisi Suka Tersangkakan Korban?
-
Babak Baru Kasus Toraja, Pandji Pragiwaksono Kembali Diperiksa Bareskrim Hari Ini!
-
Analis Boni Hargens: Sinergi Polri dan Lembaga Negara Sukses Jaga Kondusivitas Ramadan
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Israel Porak-poranda Dibom Iran, Tunggu Waktu Kehancuran Zionis
-
Bias AI Matikan Karier Perempuan: Diam-diam Robot Hilangkan Wanita Profesional
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Sudah Terjual 60 Persen di KAI Daop 1, Cek Sisa Kursi Sebelum Kehabisan!
-
BPJS Kesehatan: Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026
-
Nggak Mau Dianggap Ambil Uang Rakyat, Ahmad Sahroni Pilih Donasikan Gaji DPR ke Kitabisa
-
Mengenal Pertahanan Mosaik: Taktik Perang Iran yang Bikin AS dan Israel Boncos
-
Stok Minyak Indonesia Hanya 21 Hari, Pakar Ungkap Fakta di Balik Cadangan Energi Nasional
-
Pemerintah Revitalisasi 72 Sekolah Terdampak Bencana di Pidie Jaya: Habis Anggaran Rp 86,7 Miliar
-
Update Korban Perang: 1.332 Rakyat Iran Tewas Dibom Rudal AS-Israel
-
Ingatkan Pemerintah Jangan Terburu-buru Naikkan Harga BBM, DPR: Harus Jadi Opsi Paling Akhir