Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar telah mendaftarkan kepengurusan partai hasil Musyawarah Nasional IX Golkar di Jakarta pimpinan Agung Laksono ke Kementerian Hukum dan HAM.
Saat dihubungi suara.com, Rabu (18/3/2015), Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Leo Nababan mengatakan nama-nama pengurus masih sama seperti yang dihasilkan dalam Munas IX di Jakarta.
Leo menambahkan sebagaimana perintah Mahkamah Partai, Golkar kubu Agung juga merangkul kader kubu Aburizal Bakrie. Setelah ditambah kader dari grup Aburizal, kata Leo, jumlah pengurus bertambah lagi menjadi 377 orang. Namun, Leo belum menyebutkan mereka ditempatkan di posisi apa saja dalam kepengurusan baru ini.
Berikut ini daftar pengurus yang belum ditambah dari kubu Aburizal:
Ketua Umum : Agung Laksono
Wakil Ketua Umum : Priyo Budi Santoso
Wakil Ketua Umum : Agus Gumiwang Kartasasmita
Wakil Ketua Umum : Yorrys Raweyai
Ketua Bidang
1. Bidang Organisasi : Ibnu Munzir
2. Bidang Kaderisasi : Agun Gunanjar Sudarsa
3. Bidang Pemenangan Pemilu: Gusti Iskandar Sukma Alamsyah
4. Bidang Hukum dan HAM : Lawrence TP. Siburian
5. Bidang Pertahanan dan Keamanan: Djasri Marin
6. Bidang Ekonomi dan Keuangan: Melchias M. Mekeng
7. Bidang Komunikasi, Informasi dan Penggalangan Opini : Leo Nababan
8. Bidang Hubungan Luar Negeri : J. Dwi Hartanto
9. Bidang Pemberdayaan Perempuan : Binyy bukhori
10. Bidang Pemberdayaan Pedesaan : Pascalis Kossay
11. Bidang Tenaga kerja dan Transmigrasi : Hamzah Sangaji
12. Bidang Pendidikan dan Cendikiawan : H. Indra Muchlis Adnan
13. Bidang Kerohanian : Ace Hasan Syadziliy
14. Bidang Infrastruktur dan Kemaritiman : Ali Wongso Sinaga
15. Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata : Mathilda Inkiriwang
16. Bidang Energi dan Sumber Daya Alam : Bejo Rudiantoro
17. Bidang Kesehatan : Toni Apriliani
18. Bidang Tani dan Nelayan : Budi Asmara
19. Bidang Pengkajian dan Litbang : Indra J Piliang
20. Bidang Industri, Perdagangan dan Koperasi : Yan Hiksas
21. Bidang Lingkungan Hidup dan Kependudukan : Hasanudin Mochdar
20. Bidang Pemuda dan Olahraga : Melky Lakalena
Pejabat Sekretaris Jenderal adalah Zainuddin Amali dan Bendahara Umum ditempati Sari Yuliati.
Grup Aburizal yang sekarang bergabung ke kubu Agung Laksono, kata Leo, antara lain Poempida Hidayatullah, Satya Widya Yudha, Rully Chairul Azhar, dan Robert Joppy Kardinal.
Berita Terkait
-
KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar
-
Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF