Suara.com - Abris Yoku (30), warga Jembatan Kuning Ifar Besar, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, menemukan bom peninggalan sisa Perang Dunia (PD) II, Minggu (3/5/2015).
Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua Kombes Pol Patrige menjelaskan, penemuan bom tersebut bermula dari Abris Yoku yang hendak menurunkan kayu di atas bukit dekat rumah Dorlince Yoom di Jalan Bambu Kuning, Ifar Besar.
"Tepat di depan rumah Dorlince, Abris Yoku yang hendak menurunkan kayu untuk membuat jubi (senjata tradisional), tiba-tiba melihat sebuah besi yang tertutup tanah," katanya.
Abris Yoku yang kesehariannya bekerja sebagai porter di Bandara Udara Sentani, Kabupaten Jayapura itu, merasa penasaran.
"Kemudian, saudara Abris Yoku mengali tanah tersebut dengan menggunakan kayu dan mendapati besi itu menyerupai bom, selanjutnya dia memberitahukan kepada Dorlince Yoom dan Sany Wally," kayanya.
Setelah itu, lanjut Patrige, Sany Wally mendatangi Pos Polisi Pasar Lama untuk melaporkan penemuan benda menyerupai bom tersebut.
"Pukul 18.30 WIT, anggota Pos Pasar Lama dan Polsek Sentani Kota yang dibantu anggota Sat Intelkam Polres Jayapura mendatangi TKP. Dan mengamankan lokasi serta membawa bom tersebut Ke Mapolres Jayapura guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.
Patrige memberikan apresiasi kepada warga Sentani, Kabupaten Jayapura itu karena langsung memberitahukan kepada aparat kepolisian setempat sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Harapannya, jika nanti ada hal seperti itu, segera dilaporkan. Terima kasih buat warga yang telah melapor," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Seorang Remaja di Rusia Serang Sekolah Usai Terinspirasi Aksi Bom SMA 72
-
Polisi Selidiki Teror ke DJ Donny, dari Kiriman Bangkai Ayam hingga Bom Molotov
-
Diteror Bom Molotov usai Kritik Pemerintah, Ini 7 Fakta Serangan di Rumah DJ Donny
-
Teror Bom 10 Sekolah Depok, Pelaku Pilih Target Acak Pakai AI ala ChatGPT
-
Terungkap Motif Teror Bom 10 SMA Depok, Pelaku Kecewa Lamaran Ditolak Calon Mertua
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh
-
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
-
Hasto Kristiyanto: Satyam Eva Jayate Adalah Benteng Moral PDIP Tegakkan Kebenaran