Suara.com - Pelaksana Tugas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Taufiequrrachman Ruki mendukung pegawai KPK yang ingin mendaftar menjadi pimpinan KPK.
"Saya kira pencalonan ini sifatnya terbuka, jadi menurut saya siapapun, juga termasuk para pegawai KPK. Jadi kami pimpinan KPK akan mendorong semua pegawai KPK yang memenuhi syarat administrasi saya akan persilakan untuk melamar," kata Ruki di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2015).
Tidak hanya kepada pegawai, Ruki juga mendukung kepada pimpinan KPK yang ingin maju lagi.
Ruki mendukung mereka semua karena sudah mengetahui seluk beluk mengenai KPK dibandingkan para calon lain.
"Lebih baik memang mereka, karena mereka yang tahu betul bagaimana KPK, daripada orang-orang yang masih di luar, tentu saja persyaratan kompetensi dan asessment kita serahkan pada pansel tetapi kalau orang-orang intern bisa masuk menurut saya mereka punya poin plus, paling tidak ruangan tempat kerjanya sudah tahu betul," kata Ruki.
Namun, Ruki mengatakan tidak memaksa pegawai maupun pimpinan KPK sekarang untuk mendaftar lagi.
"Tetapi kami tidak akan memaksa-maksa, itu hak pribadi," katanya.
Seperti diketahui, sejak panitia seleksi calon pimpinan KPK membuka pendaftaran calon pimpinan KPK pada 5 Juni 2015, hingga hari ini, sudah tercatat 20 pendaftar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot