Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta KPK tidak tebang pilih dalam melakukan penindakan terhadap kasus korupsi. Itu menanggapi disebutnya nama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam kasus suap Gubernur Sumatera Utara non aktif Gatot Pujo Nugroho kepada Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Sumatera Utara.
"Semua orang kesamaan di depan hukum. KPK tidak boleh tebang pilih dan jadi alat politik. Siapapun, apalagi ada dugaan dan ada bukti, harus diproses. Siapa pun termasuk dengan pejabat yang dekat dengan kekuasaan," ujar Fadli Zon, Jakarta, Jumat (2/10/2015).
Saat ini, KPK tengah mendalami adanya pertemuan antara Gatot Pujo Nugroho dan Wakilnya Tengku Erry Nuradi bersama elite Partai Nasdem di Kantor DPP Nasdem, Jakarta. Dalam pertemuan itu, Gatot melakukan pertemuan dengan Surya Paloh untuk membahas kinerja di Pemerintahan Provinsi di Sumatera Utara.
Dalam kasus ini, Sekeretaris Jenderal Partai Nasdem Rio Patrice Capella telah dimintai keterangannya terkait pertemuan itu. Namun, usai pemeriksaan di KPK, Patrice tidak memberikan pernyataan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
Terkini
-
Walhi Ungkap Parahnya Bencana Ekologis Aceh Tamiang, Negara Baru Hadir Sepekan Kemudian
-
DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!
-
Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem
-
Tak Ada Kata Maaf, Kasus Ijazah Palsu Jokowi yang Menjerat Eggi Sudjana Resmi Dihentikan Polisi
-
Iran Bergejolak, DPR Peringatkan 'Aktor Asing' dan Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI
-
Legislator PKS Dorong Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Transparan dan Junjung Tinggi HAM
-
Polisi Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Lubis, Bagaimana dengan Roy Suryo?
-
Polda Metro Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Perkara Roy Suryo Cs Tetap Lanjut
-
Diduga Masturbasi di Bus TransJakarta, Dua Penumpang Diperiksa Polisi
-
Disebut Paling Bahagia, Indonesia Justru Dibayangi Tingkat Kemiskinan Tertinggi Versi Bank Dunia