Suara.com - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mengalami perubahan. Sejumlah anggota diganti oleh fraksinya masing-masing.
Saat ini, MKD memang tengah menangani kasus yang menjadi perhatian publik. Yaitu, kasus laporan Menteri ESDM Sudirman Said yang melaporkan Ketua DPR Setya Novanto atas pencatutan nama Presiden dan Wapres dalam perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia.
"Ini ada surat BKO rupanya. Saya bacakan, dari Fraksi Demokrat atas nama Guntur Sasongko digantikan Fandi Utomo," kata Ketua MKD Surahman Hidayat saat memimpin rapat MKD, Jakarta, Selasa (24/11/2015).
Selain Fandi, ada Sugiman yang hadir untuk menggantikan Hang Ali Saputra Syah Pahan, kemudian Ahmad Riski Sadiq digantikan A. Bakrie. Keduanya merupakan anggota dari Fraksi PAN.
Selanjutnya, anggota Fraksi Nasdem Fadholi digantikan oleh Akbar Faisal. Serta, dari Fraksi PDI Perjuangan menggantikan Muhammad Prakoso dengan Hendriyoso Diningrat.
"Tidak. Kawan-kawan BKO bukan fokus di sini saja. Tidak. Karena kawan-kawan ada tugas lain. Hanya saja supaya jangan sampai tugas di sini kosong ya di-BKO-kan," kata Bakrie dikonfirmasi usai rapat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM