Suara.com - Kepala Bagian Perencanaan SOPS Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Eddy Tambunan mengatakan sebanyak sepuluh markas kepolisian daerah mendapat tambahan personel menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, hari ini, Rabu (9/12/2015).
"Berdasarkan pemetaan kami, polda yang diperkuat ini berada di daerah rawan konflik pilkada," ujar Eddy di Jakarta, Selasa.
Sepuluh Mapolda tersebut, yakni Gorontalo, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Sumatera Utara, Jambi, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Nusa Tenggara Barat.
Menurut dia, sekitar 100 hingga 900 personel Brigade Mobil (Brimob) telah dikerahkan untuk mengamankan berjalannya "Pesta Rakyat" di masing-masing wilayah tersebut.
Eddy menjelaskan Polri memasukkan sepuluh daerah itu dalam kategori rawan dengan berdasarkan pada sejarah konflik, keberadaan pengurus partai politik ganda, dan potensi konflik pasangan calon.
Selain itu, sengketa batas wilayah, karakteristik masyarakat, dan tingkat kerawanan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat juga menjadi pertimbangan kepolisian untuk memperketat pengawasan, katanya menambahkan. (Antara)
Berita Terkait
-
Pembenahan Mendesak, Menanti Komitmen Tim Reformasi Polri
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, Presiden Partai Buruh: Cuma Untungkan Bandar Politik!
-
Mahfud MD Sebut Kapolri Akui Rekrutmen Polri Ada Titipan: Dibuat Kuota Khusus untuk Masukkan Orang
-
Berani Lawan Arus Sendirian, Mampukah PDIP Jegal Wacana Pilkada via DPRD di Parlemen?
-
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
Terkini
-
Walhi Ungkap Parahnya Bencana Ekologis Aceh Tamiang, Negara Baru Hadir Sepekan Kemudian
-
DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!
-
Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem
-
Tak Ada Kata Maaf, Kasus Ijazah Palsu Jokowi yang Menjerat Eggi Sudjana Resmi Dihentikan Polisi
-
Iran Bergejolak, DPR Peringatkan 'Aktor Asing' dan Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI
-
Legislator PKS Dorong Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Transparan dan Junjung Tinggi HAM
-
Polisi Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Lubis, Bagaimana dengan Roy Suryo?
-
Polda Metro Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Perkara Roy Suryo Cs Tetap Lanjut
-
Diduga Masturbasi di Bus TransJakarta, Dua Penumpang Diperiksa Polisi
-
Disebut Paling Bahagia, Indonesia Justru Dibayangi Tingkat Kemiskinan Tertinggi Versi Bank Dunia