Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklaim hampir semua daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi telah selesai melaksanakan pemungutan suara dalam Pilkada serentak, Rabu (9/12/2015) kemarin. Kamis (9/12/2015) hari ini tengah dilakukan rekapitulasi suara di masing-masing Kecamatan.
Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay mengklaim proses Pilkada serentak telah terselenggara dengan baik.
"Saya kira yang sudah berjalan dari kemarin sampai hari ini (pilkada serentak) cukup baik, dan sesuai dengan yang kami rencanakan. Kini mulai dari TPS, perdesa atau kelurahan sedang melakukan proses rekapitulasi di kecamatan," kata Hadar di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.
Dia menjelaskan, KPU menargetkan proses rekapitulasi suara selesai dalam waktu tujuh hari, dimulai hari ini 10-16 Desember mendatang untuk semua daerah. Sehingga pada tanggal 16 Desember, pekan depan KPU sudah bisa menetapkan pasangan calon kepala daerah yang terpilih.
"Proses rekap tujuh hari, tapi bisa saja lebih cepat. Kami perkirakan 16 Desember selesai. Sehingga hari itu juga bisa direkap dan ditetapkan Bupati/Walikota dan Gubernur yang terpilih," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia
-
Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari
-
Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
-
Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari
-
Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi
-
Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?
-
Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026
-
Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?
-
Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim
-
Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel