Aksi Komite Penyelamat Nawacita desak Kejagung tangkap Setya Novanto dan Riza Chalid di depan Gedung Kejagung, Selasa (15/12/2015) [Suara.com/Agung Sandy]
Puluhan demonstran yang tergabung dalam Komite Penyelamat Nawacita menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Agung, Senin (15/12/2015). Dalam aksinya itu para demonstran mendesak Jaksa Agung Muhammad Prasetyo untuk menangkap Ketua DPR RI Setya Novanto dan pengusaha Riza Chalid terkait kasus 'Papa Minta Saham'
"Kami melakukan aksi ini untuk mendesak Kejaksaan Agung untuk tangkap mafia minyak Setya Novanto dan Riza Chalid," kata Voctor Sirait selaku koordinator aksi saat berorasi di depan Gedung Kejagung, Jakarta, Selasa (15/12/2015).
Dia meminta pihak Kejagung berani untuk mengusut peran Novanto dan Riza Chalid dalam kasus pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden untuk meminta jatah saham dalam perpanjangan kontrak karya PT Freeport.
"Jokowi diganggu rakyat bergerak, kita minta Kejagung tidak lembek (lemah) untuk usut kasus Freeport," katanya.
Dalam aksi unjuk rasa tersebut, para demonstran juga membawa kerangkeng penjara buatan yang berisi orang dengan menggunakan topeng Novanto dan Riza Chalid. Selain itu, spanduk bergambarkan Novanto dan Riza Chalid dengan tulisan wanted juga turut dibawa oleh para demonstran.
Komentar
Berita Terkait
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Kejagung Bakal Pelajari Laporan Terkait Genosida Israel Terhadap Warga Palestina
-
Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi