Suara.com - Pemerintah pusat akan menyiapkan bantuan ponsel atau telepon genggam canggih untuk para nelayan di wilayah Indonesia timur.
Janji itu diberikan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara saat bertatap muka bersama forum komunikasi pimpinan daerah Papua Barat, serta para tokoh, adat, agama dan akademisi di Manokwari, Kamis (17/12/2015) malam.
Dia mengatakan ponsel itu memiliki fasilitas berupa aplikasi yang berfungsi untuk mendeteksi keadaan iklim dan cuaca, mencari letak ikan dan "global positioning system" (GPS). Melalui aplikasi itu, diharapkan nelayan bisa lebih aman saat melaut.
"Kami akan mendorong percepatan pembangunan di wilayah Papua, khususnya pembangunan di jalur komunikasi, di wilayah timur Indonesia telah tertinggal dalam hal komunikasi," sebutnya.
Ke depan komunikasi menjadi salah sarana mencetak uang, yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Bantuan ponsel canggih ini pun, diharapkan, bisa memberi manfaat ekonomi bagi nelayan di daerah tersebut.
"Sekarang pun kita sudah bisa lihat, sudah banyak masyarakat yang berbelanja melalui via komunikasi internet," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat Abraham O Atururi berharap pemerintah pusat mendorong pembangunan bandara berskala internasional di wilayah Papua.
"Kami di wilayah Papua merasa dianaktirikan terkait pembangunan bandara karena sampai saat ini bandara di wilayah Papua belum menjadi bandara internasional," ujarnya.
Dia berharap pemerintah pusat meninjau dan bisa mendorong bandara yang ada di wilayah Papua saat ini menjadi bandara internasional. Sementara pelayanan kesehatan, dia berharap pemerintah pusat mendukung adanya rumah sakit terapung di daerah tersebut.
"Wilayah Papua merupakan wilayah kepulauan sehingga jika hal itu bisa diwujudkan, layanan kesehatan, bisa menjangkau di wilayah terpencil yang yang sulit dijangkau dengan perjalanan darat," kata Abraham. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel
-
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran
-
Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan
-
Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang
-
Istana Negara Dibuka untuk Umum, Warga Mulai Berbondong-bondong Hadiri Open House Lebaran
-
Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS
-
Prabowo Salat Id di Aceh, Ahmad Muzani: Bentuk Solidaritas bagi Sumatra
-
Lebaran di KPK, Sudewo Beri Pesan Idulfitri Kepada Warga Pati
-
Lebaran di Aceh Tamiang, Prabowo: Pemulihan Pascabencana Hampir 100 Persen
-
Kasatgas PRR Dampingi Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat di Aceh Tamiang