Suara.com - Petugas SAR gabungan Polres dan Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kepulauan Seribu dan SAR Jakarta mengevakuasi 12 wisatawan yang terdampar di laut.
"Para wisawatan terdampar lantaran kapal yang ditumpangi mengalami kerusakan pada bagian mesin," kata Kepala KPBD Kepulauan Seribu Muhammad Ali melalui situs Sistem Informasi Humas Polda Metro Jaya di Jakarta, Jumat (25/12/2015) tengah malam.
Ali mengatakan para wisatawan itu berencana berlibur di sekitar Kepulauan Seribu menggunakan Kapal Motor (KM) Tawakal.
Dijelaskan Ali, awalnya menerima laporan adanya kapal sewaan yang mengalami kerusakan mesin pada Kamis (24/12/2015) sekitar pukul 22.00 WIB.
Kapal sewaan itu mengalami kerusakan mesin saat berlayar dari Muara Angke menuju Pulai Tidung.
Ali mengungkapkan KM Tawakal telah melakukan perjalanan sekitar 30 menit kemudian mesin mati namun penumpang masih dihubungi pada pukul 22.10 WIB.
Tim SAR Jakarta menghubungi salah satu penumpang KM Tawakal yang berposisi pada titik kordinat 05 53 33, 6S 106 41 39, 8E atau perairan Pulau Bokor.
Jumat (25/12/2015) pukul 00.30 dinihari, petugas gabungan menemukan para wisatawan yang terdiri dari 10 orang dewasa dan dua orang anak.
Selanjutnya, tim mengevakuasi para wisatawan itu menuju Pulau Pari guna mendapatkan penanganan di kantor kelurahan setempat.
Para wisatawan yang sempat terombang-ambing di tengah laut itu menginap di rumah Ketua RT 04 Pulau Pari, lalu korban dipulangkan menggunakan KM Serinding menuju Kali Adem.
(Antara)
Berita Terkait
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Liburan ke Kepulauan Seribu Makin Praktis, PIK Siapkan Dermaga CBD Beachwalk
-
Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu
-
Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Persib Bandung Diharapkan Wagub Mampu Mendulang Prestasi di Level Internasional
-
Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI
-
Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital
-
Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun
-
Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya
-
Misteri Matematika 80 Tahun Terpecahkan! OpenAI Selesaikan Soal Geometri Paling Sulit di Dunia
-
Dari Dapur hingga Ladang: Bagaimana Krisis Iklim Memengaruhi Kehidupan Perempuan?
-
Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga
-
Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat
-
Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung