Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membeli batik Lasem khas Jawa Tengah di bazar usaha masyarakat kecil menengah di area rapat kerja nasional I di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/1/2016).
Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto juga ikut memborong.
Menurut pengamatan Suara.com, Menteri Susi membeli tiga kain batik berbagai corak dan warna, di antaranya seharga Rp650 ribu, Rp750 ribu, dan Rp550 ribu.
Kemudian Mega membeli tiga kain batik dengan harga yang berbeda-beda, yakni Rp750 ribu, Rp350 ribu dan Rp600 ribu.
Lalu Menteri Amran membeli satu kain batin seharga Rp600 ribu dan Hasto tiga kain baik, ada yang Rp750 ribu, Rp500 ribu, Rp350 ribu.
Ternyata, semua belanjaan tersebut dibayar oleh Menteri Amran melalui stafnya.
"Tadi Ibu Mega belanja kain batik senilai Rp1,7 juta, ibu Menteri Susi Rp1,9 juta, Pak Menteri Amran Rp600 ribu dan pak Hasto Rp1,6 juta. Stafnya juga belanja, jadi tadi semuanya Rp9,5 juta,"kata pedagang batik tulis Lasem, Santoso Harsono, kepada Suara.com.
Harga batik tulis Lasem paling murah dibanderol Rp100 ribu. Mega dan Susi sempat melihat-lihat kain yang paling murah, namun tak jadi dibeli.
"Ini harga grosiran, tadi ada yang Rp100 ribu ditawarkan, tapi tidak diambil Ibu Mega dan Ibu Susi," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Terkuak, Pelaku Mutilasi Bekasi Jual Motor Vario dan Beat Milik Korban Lewat Facebook
-
Pramono Anung: Pelayanan Publik Jakarta Tak Ikut WFH Tiap Jumat
-
Versi PBB, Israel Biang Kerok Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
Perang Iran Vs AS-Israel Terus Memanas, BEM SI Desak Program MBG Dievaluasi Tapi Jangan Disetop
-
Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu
-
Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel
-
Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda
-
Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Tetap Wajib Masuk Kantor
-
Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku
-
WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah