Suara.com - Kelompok ISIS, hari Selasa (19/1/2016) mengkonfirmasi kabar kematian Jihadi John, salah satu anggotanya yang berasal dari Inggris. ISIS mengatakan, Jihadi John tewas dalam sebuah serangan drone di Raqqa, kota yang menjadi pusat pertahanan ISIS di Suriah, demikian dikutip AFP.
Terlahir dengan nama Mohammed Emwazi, Jihadi John dikenal dunia sebagai eksekutor ISIS yang memenggal beberapa tawanan asal Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang.
Lewat laman majalah onlinenya, Dabiq, ISIS menyebut Emwazi tewas terbunuh pada tanggal 12 November tahun lalu. Emwazi tewas saat mobil yang ia naiki menjadi sasaran drone di Raqqa. Mobilnya hancur dan Emwazi tewas seketika.
Kabar kematian Emwazi sebenarnya sudah beredar sejak November tahun lalu. Kelompok Pemantau Hak Asasi Manusia (PHAM) Suriah pada Jumat, 13 November 2015 mengatakan bahwa tukang jagal ISIS asal Inggris, Mohammed Emwazi, atau yang dikenal sebagai "Jihadi John", telah tewas akibat serangan pesawat nirawak AS pada Kamis, 12 November 2015.
"Sebuah mobil yang membawa empat pemimpin ISIS, termasuk seorang militan asal Inggris, dihantam serangan udara AS, tepat di samping gedung gubernur Raqqa," kata Rami Abdulrahman, direktur PHAM kepada Reuters.
"Semua saksi mengatakan bahwa jenazah dari anggota ISIS asal Inggris itu di semayamkan di rumah sakit Raqqa. Semua sumber mengatakan ia adalah Jihadi John, tetapi saya tak bisa memastikannya sendiri," imbuh Rami.
BACA JUGA:
Ini Kebohongan Regina yang Diungkap Adik Krisna Murti
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, 3 Hal Ini Wajib Diutamakan
Kisah Pertemanan Jessica, Hani, Mirna Sampai Kopi Maut Merenggut
Di-bully Karena Minta Maaf ke ISIS, Ini Penjelasan Dhani
Tag
Berita Terkait
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati