Suara.com - Kelompok ISIS kembali menjadi sorotan, sekali lagi berkat aksi kekejaman yang mereka umbar ke publik. Kali ini, mereka memaksa seorang gadis remaja berusia 12 tahun untuk mengeksekusi mati lima perempuan.
Satu dari lima perempuan yang dieksekusi mati adalah seorang dokter yang dikabarkan pernah menolak merawat seorang militan ISIS dalam serangan udara pasukan koalisi. Peristiwa ini diyakini sebagai eksekusi pertama ISIS yang dilakukan oleh seorang gadis remaja.
Pembantaian terhadap lima perempuan tersebut terjadi di Provinsi Nineveh, Irak bagian utara, Rabu (2/3/2016), demikian dilaporkan Alsumaria News.
"Malam ini, seorang gadis remaja 12 tahun anggota ISIS mengeksekusi lima orang perempuan, termasuk seorang dokter yang menolak mengobati anggota ISIS yang terluka usai dibombardir pasukan koalisi, dengan menggunakan regu tembak," kata sebuah sumber yang dikutip Alsumeria News.
Kelompok ISIS memang rutin merilis foto maupun video propaganda, baik tentang latihan militer maupun eksekusi mati yang dilakukan oleh anggotanya yang masih berusia belia.
Bulan lalu, ISIS merilis sebuah video mengerikan. Dalam video tersebut, seorang bocah berusia 11 tahun berlutut sambil mencium tangan ayahnya. Tak berapa lama kemudian, ia meledakkan diri di dalam sebuah truk yang sarat bahan peledak.
Si bocah, Abu Imara al Omri, diklaim oleh para pendukung ISIS, membantu merebut Desa Ghazi yang terletak dekat Aleppo, Suriah, dari tangan pasukan pemerintah Presiden Bashar al-Assad. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Sering Jumat Berkah, Pemilik Kontrakan Ungkap Aktivitas Bidan di Sleman Usai 11 Bayi Dievakuasi
-
Wakil Presiden Dimakzulkan DPR! Perang Dinasti Politik Filipina Memanas Jelang Pemilu 2028
-
Sulit Datangkan Andrie Yunus, Oditur Militer Buka Opsi Hadirkan Dokter RSCM ke Persidangan
-
Jawab Tantangan Pasar Digital, Shopee Kucurkan Lebih Dari Rp100 Miliar Untuk Perkuat UMKM Lokal
-
Gudang Miami Kalideres Masih 'Mendidih': Letupan Freon dan Asap Beracun Hambat Pendinginan
-
Soal LCC Empat Pilar, Cucun Protes Keras ke Setjen MPR: Angkat Juri yang Bener
-
Dyastasita Juri LCC Empat Pilar MPR Pernah Diperiksa KPK soal Kasus Suap Rp 17 Miliar
-
Peneliti Ungkap Dua Ancaman Besar Ketahanan Pangan Indonesia, Apa Saja Itu?
-
Sisi Lain Perlintasan Liar: Ladang Ekonomi Warga Bantaran, Ada yang Raup Rp500 Ribu Sehari
-
Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara