Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Pareira mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang memilih maju melalui jalur independen di pilkada DKI Jakarta tahun 2017 agar tidak membuat pernyataan negatif soal partai politik.
"Bagi PDI Perjuangan, Ahok (panggilan akrab Basuki Tjahaja Purnama), mau maju melalu jalur partai politik atau melalui jalur perseorangan silakan saja. Kami baik-baik saja," kata Andreas Pareira pada diskusi "Ancaman Deparpolisasi" di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Kamis (10/3/2016).
Menurut Andreas, PDI Perjuangan sebelumnya memberikan kesempatan kepada Ahok untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat melalui PDI Perjuangan.
Namun, kata dia, PDI Perjuangan sedang membangun sistem untuk memperbaiki tatanan dan prosedur dalam rekrutmen calon kepala daerah yang selesai pada awal Juli mendatang.
"PDI Perjuangan akan mengusung Ahok sebagai calon gubernur DKI Jakarta tapi mengikuti sistem yang dibangun PDI Perjuangan," katanya.
Namun, Ahok memilih maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta melalui jalur perseorangan sebelum sistem yang dibangun PDI Perjuangan selesai disempurnakan.
Ketua Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan DPP PDI PDI Perjuangan ini menegaskan, menghargai keputusan Ahok memilih maju melalui jalur perseorangan.
"Hal itu adalah hak politik Ahok pribadi untuk menentukan pilihannya," katanya.
Kalau Ahok memilih maju melalui jalur perseorangan, menurut Andreas, tapi jangan membuat pernyataan negatif soal partai politik, bahwa ada mahar untuk maju sebagai calon kepala daerah. Andreas menegaskan, PDI Perjuangan tidak pernah meminta mahar kepada calon kepala daerah yang akan diusungnya.
Menurut dia, untuk mengusung seseorang menjadi calon kepala daerah, PDI Perjuangan akan mempelajari tiga persyaratan yang dimiliki yakni modal sosial, modal politik, dan modal finansial.
Dia menjelaskan, modal sosial adalah popularitas dan elektabilitas dan modal politik adalah partai politik, yang keduanya harus ada harmonisasi dan tidak ada resistensi. Kemudian, modal finansial, kata dia, adalah kemampuan untuk membiayai kampanye dalam tahapan pelaksanaan pilkada.
"PDI Perjuangan tidak meminta mahar, cuma menanyakan kesanggupan untuk membiayai kampanye bagi calon tersebut pada pilkada," katanya.
Andreas mengingatkan, agar Ahok tidak membuat pernyataan lain yang negatif soal partai politik.(Antara)
Berita Terkait
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
-
Membaca Ulang Keberagaman di Indonesia dalam Buku Ahok Koboi Jakarta Baru
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia