Suara.com - Banjir akibat luapan Sungai Citarum di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat hingga saat ini belum surut. Menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kejadian bencana banjir di Kabupaten Bandung sampai hari ini Minggu, (13/3/2016), pukul 18.00 WIB, jumlah pengungsi di kab. Bandung sebanyak1.592 kk/4.284 jiwa dan terdapat 446 balita, 38 ibu hamil, 300 lansia, 20 ibu menyusui dan 30 org sakit (gatal2 dan pilek).
Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, menyatakan saat ini para pengungsi tersebar di beberapa titik pengungsian. Antara lain:
Gedung Warakauri RW 28 dan RW 10 kel. Baleendah
88 kk/328 jiwa
9 balita
6 ibu hamil
2 lansia
*Gor baleendah
74kk/303jiwa
2 ibu hamil
33 balita
3 lansia
*Unilon
123kk/511 jiwa
44 balita
17 lansia
20 ibu menyusui
10 ibu hamil
*Posko matahari residence mekarsari baleendah rw 27
650kk/1.500jiwa
220 balita
100 lansia
*Posko 21 kp. Mekarsari rw 20
657kk/1.632jiwa
140 balita
178 lansia
20 ibu hamil
30 org sakit gatal2 dan pilek.
"Saat ini Tim BNPB telah berkomunikasi dengan BPBD Kab. Bandung terkait penanganan bencana banjir," kata Sutopo dalam pernyatan resmi, Minggu (13/3/2016).
Sejauh ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kabupaten Bandung telah melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terkena banjir, namun ada beberapa warga yang tetap bertahan di rumah dan berdiam diri di lantai 2 rumah mereka
BPBD Kab. Bandung telah berkoordinasi dengan SKPD dan lembaga terkait seperti : Basarnas, Brimob polda jabar, Korps pashas, Tni polri, Dinas kesehatan, Dinas PU, Dinsos,PMI. Upaya melakukan distribusi logistik dan peralatan seperti perahu karet dan perahu kayak juga sudah dilakukan untuk membantu mengevakuasi warga yang masih terjebak di daerah banjir
BPBD Kabupaten Bandung Menempatkan TRC dan URC di setiap kecamatan minimal 4 org untuk melakukan assessment serta berkoordinasi dengan dinas kesehatan agar dapat mengoptimalkan puskesmas2 beserta tenaga medis dan obat2nnya. BPBD kab. Bandung juga berkoordinasi dengan BPBD Prov. Jabar dan telah di berikan bantuan peralatan berupa mobil komunikasi, mobil toilet,.
"BPBD akan menaikan status menjadi Tanggap Darurat, draft SK darurat telah dibuat tinggal proses penandatanganan bupati," tambah Sutopo. Sampai saat ini, daerah yang masih terendam di Kabupaten Bandung antara lain Cieunteung, Babakan Leuwi Bandung, Dayeuhkolot, Bojong Asih, Pasawahan, Bojong Citepus, Cigosol, Andir, Parunghalang, Kamasan, Bojong Malaka (7rw), Rancamanyar.
Sebagai informais tambahan, Cipta Karya Kemenpupera juga akan mensupport tenda keluarga sebanyak 10-15 unit.
Berita Terkait
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Tanggul Sungai Nglangak Jebol, Ratusan Rumah di Kudus Terendam Banjir
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029