Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengaku telah menerima surat telegram rahasia (TR) dari Kapolri Jenderal Badrodin Haiti terkait pergeseran jabatan menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Saud Usman yang memasuki masa pensiun.
"Iya sudah ada suratnya, surat keputusan presiden sudah ada, untuk menjadi kepala BNPT. Kemudian telegram dari kapolri sudah ada untuk serah terima Kapolda, kepala BNPT terbit 10 Maret lalu," kata Tito di Polda Metro Jaya, Selasa (15/3/2016).
Tito mengaku siap mengemban tugas terkait jabatan barunya sebagai Kepala BNPT. Mantan Kepala Divisi Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri itu mengaku sudah memiliki konsep dan akan menggandeng beberapa instansi terkait dalam hal penanggulangan terorisme.
"Saya pernah jadi deputi dua tahun, saya pikir jadi konsep deradikalisasi. Saya sudah punya konsep mengenai itu. Kemudian mengkoordinasikan semua instansi terkait. Karena penanganan teroris tidak bisa dilakukan satu instansi," katanya.
Tito mengatakan akan mengedepankan upaya pencegahan terkait penanggulangan terorisme.
"Baik tahap preventif, penindakan penegakan hukum memang domain penegak hukum, tapi domain pencegahan, rehabilitasi harus melibatkan banyak pihak," katanya.
Sementara posisi Kapolda Metro Jaya yang didudukinya akan diisi oleh Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Moechgiyarto. Tito menilai menilai Moehgiyarto bukan orang baru di kalangan petinggi korp Bhayangkara. Menurutnya Kapolda Jabar itu sudah banyak memiliki pengalaman.
"Pak Moehgiyarto adalah senior saya lulusan terbaik taun 86, sangat berpengalaman, pernah Kapolda NTB , Jabar, saya sangat yakin beliau bisa lakukan tugas lebih baik daripada saya di Polda Metro Jaya," kata dia.
Tito yang baru menjabat Kapolda Metro sekitar 8 bulan itu mengaku percaya dengan kinerja bawahannya meski dirinya akan digeser menjadi Kepala BNPT. Pasalnya, kata dia, orang-orang yang menduduki jabatan di Polda Metro Jaya adalah orang-orang pilihan.
"Nggak ada masalah, staf polda cukup kuat rata rata orang terpilih, baik di Polda atau Polres. Jadi bertugas di Jakarta memang secara kompetensi cukup baik," katanya.
Dikatakan Tito, rencana serah terima jabatan baru tersebut akan dilaksanakan di Istana Negara, Rabu (16/3/2016) besok. "Rencana dilantik mungkin besok rabu di istana," kata Tito.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!