Suara.com - DPRD Provinsi Jawa Barat kembali menggodok rencana pengadaan mobil dinas baru untuk 95 anggota dewan dengan cara menggelar rapat pimpinan di Gedung DPRD Jabar Kota Bandung, Rabu (13/4/2016).
"Proses mekanisme sudah berjalan. Tinggal proses pengajuan pinjam pakai," kata Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, usai menggelar rapat pimpinan.
Menurut dia, 95 unit mobil Toyota Fortuner itu akan digunakan oleh anggota dewan dengan status pinjam pakai sehingga semua biaya oprasional ditanggung oleh setiap anggota yang mengajukan pinjam pakai tersebut.
"Sifatnya pinjam pakai dan ini diusulkan tiap anggota. Nanti tiap anggoya melakukan permohonan peminjaman ke Biro PBD," ujarnya.
Akan tetapi, kata Ineu, surat permohonan tersebut belum disampaikan ke BPBD Provinsi Jawa Barat dan saat ini masih menunggu semua usulan setiap anggota yang akan mengajukan permohonan pinjam pakai kendaraan tersebut.
"Hingga sekarang belum kami sampaikan. Anggota DPRD Jabar akan pinjam pakai juga harus melakukan permohonan untuk tindak lanjut selanjutnya," katanya.
Pihaknya mengaku kaget dengan pemberitaan media massa yang memuat jenis mobil dinas baru untuk 95 anggota DPRD Jawa Barat.
"Jujur kami juga bingung keluar bersama dengan jenisnya. Kaget juga. Padahal dalam pembahasan tidak sedetail itu," katanya.
Pihaknya menjamin proses pengadaan mobil tersebut telah sesuai prosedur melalui pembahasan panjang dan pengadaan mobil ini tidak datang tiba-tiba seperti dugaan sebelumnya.
"Tapi kami menyerahkan seluruhnya kepada setiap anggota. Akan atau tidak mengusulkan pinjam pakai mobil tersebut. Karena sampai saat ini surat resmi ke Biro PBD belum disampaikan," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Dari Mobil Rp8,5 M hingga Laundry Fantastis, Ada Apa di Balik Rentetan Viralnya Gubernur Kaltim?
-
Tampil Gaya Tak Bikin Merana: Intip Pesona Mantan Mobil Dinas Pejabat, Harga di Bawah LCGC
-
Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet
-
Viral Mobil Dinas Parkir di Trotoar, Satpol PP DKI Minta Maaf dan Jatuhkan Sanksi ke Anggota
-
Dalih Promosi Aset, ASN DKI Bawa Mobil Dinas ke Puncak saat Libur: Tapi Plat Ditukar Jadi Putih?
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina