Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah mengumumkan status darurat di Raqqa, kota di Suriah yang diklaim sebagai ibu kota organisasi teroris tersebut, demikian dikatakan para pejabat militer Barat seperti dikutip CNN akhir pekan ini.
"Kami melihat ada pengumuman situasi darurat di Raqqa. Kami tahu mereka sedang merasa terancam," kata Kolonel Steve Warren, perwira militer Amerika Serikat yang menjadi juru bicara koalisi anti-ISIS.
Beberapa laporan media akhir-akhir ini memang menunjukkan bahwa ISIS tengah menggerakan para anggotanya di sekeliling kota itu dan menempatkan pertahanan di beberapa area, mengantisipasi serangan udara dan operasi militer di darat.
"Mereka gentar melihat manuver Pasukan Demokratik Suriah bersama Koalisi Suriah Arab di sisi timur dan barat mereka," kata Warren, "Pasukan Demokratik Suriah telah meningkatkan kemampuan tempur di area-area itu."
Seperti yang dilaporkan sejak April lalu, sejumlah pejuang kelompok bersenjata di Suriah telah mulai mendekati Raqqa untuk membebaskan kota itu dari cengkeraman ISIS. Warren yakin ancaman-ancaman ini yang memaksa ISIS memindahkan sumber daya-sumber daya tempurnya di sekitar Raqqa.
Adapun militer AS yakin bahwa pemimpin ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi masih berada di sekitar Raqqa, meski beberapa laporan mengatakan ia telah berpindah ke lokasi lain.
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
-
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
-
Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- 8 Sepatu Lari On Cloud Diskon di Planet Sports, Hemat Jutaan Rupiah
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Waketum Golkar: Indonesia Harus Tegas Kutuk Serangan AS-Israel, Tapi Jangan Keluar dari BoP
-
OTT Bupati Pekalongan: Fadia Arafiq Diduga Atur Proyek Pemkab untuk Perusahaan Keluarga
-
Amerika Serikat Siap Tempur, Israel Justru Kelelahan Dibombardir Iran
-
Lulusan SD Bisa Jadi PPSU, Pramono Anung Pangkas Syarat Kerja Demi Tekan Jumlah Pengemis Jakarta
-
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Lebih Kering
-
KPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji yang Seret Eks Menag Yaqut Tembus Rp622 Miliar
-
Kementerian PPPA: Fenomena Baby Blues Benar Ada, Minim Dukungan Keluarga Jadi Faktor
-
Tersangka Dulu Baru Hitung Kerugian Negara? Kubu Gus Yaqut Sebut KPK Salah Prosedur
-
Polda Metro Kerahkan Tim Elite, Buru Pelaku Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman
-
KPK Minta Hakim Tolak Praperadilan Eks Menteri Agama Yaqut Terkait Kasus Korupsi Haji