Suara.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) baru saja meresmikan pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) atau "Kampung KB" di Kampung Tua Dapur Dua Belas, Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (26/5/2016).
Menurut Abidinsyah Siregar, Deputi Advokasi Penggerakan dan Informasi BKKBN, pemilihan Kampung KB di wilayah tersebut bukanlah tanpa alasan, karena kampung ini dinilai memiliki kriteria yang sesuai.
"Tempat ini tepat sebagai tempat pencanangan Kampung KB. Di mana, pencapaian tingkat KB di sini memiliki angka paling rendah secara rata-rata. Selain itu, alasan kedua adalah jumlah tingkat kemiskinannya yang tinggi," ungkap dia kepada suara.com saat ditemui di acara peresmian Kampung KB di Kampung Tua Dapur Dua Belas, Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Abidinsyah melanjutkan, dari 19 ribu orang yang menetap di kampung tersebut, hanya ada 3900 orang yang ber-KB, atau dengan kata lain, 65 persen penduduk di kampung tersebut tidak ber-KB.
"Di sini terbalik, harusnya 65 persen itu yang ber-KB. Jadi, ini betul-betul adalah wilayah yang memiliki masalah besar," ungkapnya.
Kampung KB yang ke-375 dari 514 yang akan dicanangkan di seluruh Indonesia ini, kata Abidinsyah, dipilih sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan masyarakat berkualitas. Tak hanya itu, program ini nantinya akan dievaluasi secara rutin setiap tiga bulan, sesuai amanat Presiden Joko Widodo.
Abidinsyah juga menekankan Kampung KB diharapkan bisa membantu pembangunan keluarga yang berkualitas dan dalam waktu cepat bisa membuat perubahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara
-
Curhat Nadiem Usai Dituntut 18 Tahun: Saya Patah Hati karena Sangat Cinta Negara Ini
-
Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis