Suara.com - Polisi tidak mau berspekulasi mengenai kemungkinan masih ada tersangka lain dalam kasus dugaan pemerkosaan dan pembunuhan sadis terhadap karyawati pabrik plastik, PT. Polyta Global Mandiri, Enno Farihah (19).
"Sampai saat ini kami belum menemukan itu. Tersangka yang dibawah umur sudah maju dan menjadi terdakwa dan tentunya penyidik sudah dipanggil sebagai saksi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono di Polda Metro Jaya, Selasa (7/6/2016).
Sejauh ini, polisi baru menetapkan tiga tersangka yaitu RAR (24), IH (24), dan RAl (16). Untuk RAI, hari ini sudah masuk ke tahap persidangan di Pengadilan Negeri Kota Tangerang.
Awi mengatakan polisi pasti akan terus menelusuri bila ditemukan bukti-bukti baru.
"Kalau memang ada turut serta, turut membantu akan kami ungkap," kata dia
Polisi, kata dia, tidak mau tergesa-gesa menangani kasus agar hasilnya memuaskan.
"Nanti kalau apabila apabila nanti rekan rekan pelintir lagi, salah lagi kita. Masih tiga itu jadi tersangka," katanya.
"Kalau dalam perjalanan ditemukan bukti baru. Bahkan dalam sidang pengadilan terungkap fakta baru akan kita tindak lanjuti," Awi menambahkan.
Siang ini, terdakwa RAI menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tangerang, Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna, Tangerang. Di depan gedung pengadilan, puluhan warga unjuk rasa untuk menuntut pengadilan menjatuhkan hukuman berat kepada RAI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Kejagung Bakal Pelajari Laporan Terkait Genosida Israel Terhadap Warga Palestina
-
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
-
Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Dipastikan Asli, Polisi: Cetakan Lama Bank Indonesia
-
Masyarakat Sipil Desak Kejaksaan Agung Mengusut Genosida di Palestina Lewat Yuridiksi Universal
-
Sejumlah Masyarakat Sipil Laporkan Kejahatan Genosida Israel ke Kejaksaan Agung
-
Kapolda Metro ke Anggota: Jangan Sakiti Hati Masyarakat, Satu Kesalahan Bisa Hapus Seluruh Prestasi!
-
Thomas Djiwandono Geser ke BI, Benarkah Juda Agung Jadi Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo?
-
Usut Kasus Korupsi Rumah Jabatan, KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Hari Ini