Suara.com - Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet menyebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi melindungi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Tuduhan ini terkait sengketa pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.
Menurut Ratna, Jokowi dianggap mengabaikan konflik yang terjadi dalam kasus pembelian lahan RS Sumber Daya antara hasil investigasi audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) BPK dan penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini menyusul adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebut ada kerugian negara sebesar Rp191 miliar terkait pembelian lahan Sumber Waras.
"Kan dia juga dengar ada konflik. Ketika ini terjadi dan dia diam saja. Menurut saya dia (Jokowi) sudah melindungi Ahok," ujar Ratna di Gedung BPK, Jakarta, Senin (20/6/2016).
Ratna menilai Presiden Jokowi tak tegas menyikapi kasus pembelian RS Sumber Waras. Menurutnya, hal yang dilakukan Presiden hanya bentuk pencitraan menjelang Pemilihan Presiden 2019.
"Dia (Jokowi) jangan main-main loh. Saya ingatkan itu pada presiden, apapun yang sedang dia lakukan sekarang, kan kalau kita lihat kegiatan Presiden ini kan masih pencitraan 2019,"ucapnya.
Menurut Ratna, Jokowi hanya memantau informasi tanpa melakukan tindakan apapun yang diinginkan rakyat terkait adanya kerugian negara dalam pembelian lahan RS Sumber Waras.
"Bikin 'mercusuar-mercusuar' disana sini, nggak akan ada gunanya, rakyat tuh tahu kok, rakyat itu butuh penegakan hukum, butuh rasa keadilan,"kata Ratna.
Ratna menegaskan, Jokowi harusnya menyadari adanya kerugian negara sebesar Rp 191 miliar dari hasil audit investigasi yang dilakukan BPK.
"Kan Presiden itu dapat laporan dari BPK. Dia (Presiden) kan ada orang-orang hukum di sekelilingnya, Kalaupun nggak ada kan tinggal nyari saja,"ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar
-
Sebut Kasus Ahok, PMII Peringatkan Pramono Anung Usai Heboh Challenge Al-Quran Berhadiah Miras
-
Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23
-
Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
-
Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami
-
Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: HAM Tak Jadi Acuan
-
4 Rekomendasi Serum Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Glowing Tanpa Was-Was!
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS
-
Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!