Suara.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi lakukan inspeksi mendadak ke Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah Kota Jakarta Pusat.
pantauan Suara.com, Yuddy datang ke lokasi pukul 10.30 WIB. Tiba di TKP, Yuddy langsung melakukan peninjauan, mulai dari papan informasi hingga kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan.
"Papan informasinya mana? Kok nggak ad di depan sana? Harusnya ada, supaya masyarakat tidak bingung," kata Yuddy kepada seorang petugas.
Beberapa menit kemudian, Sekertaris Kota Jakarta Pusat Zainal datang menghampiri Yuddy. Sembari menjabat tangan Yuddy, Zainal kemudian memperkenalkan diri.
"Saya Zainal Pak Menteri, Sekretaris Kota Jakarta Pusat," kata Zainal.
Setelah berkenalan, Yuddy kemudian mengulang tegurannya terkait dengan tidak adanya papan informasi.
"Harusnya di depan situ tadi ada papan informasi, kasian masyarakat muter-muter nggak tahu," kata Yuddy.
Dikatakan Yuddy, ketidak tahuan masyarakat dalam mengakses informasi pelayanan publik merupakan kesalahan pemerintah yang memberikan pelayanan. Dalam kasus tersebut, menurut dia, masayarakat tidak boleh disalahkan.
"Kalau ada masyarakat yang kesulitan cari informasi, berarti yang salah kita, pemerintah," tutur Yuddy.
Berdasarkan temuannya di TKP, hari ini tidak ada aparatur negara yang melakukan cuti pascalebaran. "Disini tidak ada yang cuti, semua masuk," kata Yuddy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek