Suara.com - Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Cimahi, Jawa Barat, melaporkan kepada Kepolisian Resor Cimahi terkait adanya kartu peserta BPJS Kesehatan palsu beredar di masyarakat.
"Kami diminta oleh kantor pusat untuk melaporkannya ke polisi juga, tapi polisi pun meminta agar warganya pun dibawa ke sini (markas Polres Cimahi)," kata Kepala Unit Umum dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Mohammad Fajar Muttaqin kepada wartawan di Cimahi, Selasa (26/7/2016).
Dia melapor kepada polisi setelah menerima informasi dari lima korban pemalsuan kartu BPJS Kesehatan yang diduga dilakukan oleh pengurus LSM.
Kelima peserta mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan Cimahi kemudian mengeluhkan masalah validitas kartu.
"Kami melaporkan ini, karena kami tidak ingin kasus ini terus terjadi," katanya.
BPJS juga melakukan upaya dalam mengatasi masalah beredarnya BPJS Kesehatan palsu di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat dengan membuka posko pengaduan.
Dia menyampaikan masyarakat yang ingin memastikan kartunya palsu atau asli dapat datang langsung ke kantor atau memeriksanya melalui mobile BPJS di aplikasi android atau di situs resmi BPJS.
"Posko akan didirikan di wilayah terjadinya perkara yakni Padalarang dan kantor Cabang Cimahi," katanya.
Selain itu, petugas BPJS Kesehatan juga akan meningkatkan sosialisasi tentang kepesertaan BPJS Kesehatan ke tiap desa di Bandung Barat dan Kota Cimahi.
"Kami akan memasang spanduk dan banner agar warga bisa mengenali kartu kepesertaan yang asli, dan tidak tergiur membayar sekali seumur hidup," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Jangan Diabaikan! Ini Alasan Karyawan Harus Punya BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan
-
BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan
-
BPJS Kesehatan Angkat Raffi Ahmad Jadi Duta Kehormatan: Dorong Edukasi dan Gaya Hidup Sehat
-
Kolaborasi Antarlembaga, Kunci untuk Menjawab Kebutuhan Peserta
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus