Suara.com - Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja dan menetap di semenanjung Malaysia seperti Penang, Kedah dan Perlis turut merayakan HUT ke 71 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai aktifitas.
Keterangan KJRI Penang yang diterima ANTARA, Rabu menyebutkan kegiatan yang digelar tersebut seperti Fun Hiking Merdeka, pertandingan Bulu Tangkis, Upacara Pengibaran Bendera, Panggung Gembira, dan Resepsi Kenegaraan dan sejumlah kegiatan lainnya.
Untuk Fun Hiking akan diikuti oleh 700 WNI dan pada Rabu (18/8) akan diselenggarakan Resepsi Kenegaraaan yang akan dihadiri ratusan pejabat tinggi pemerintah setempat, koprs diplomatik dan konsuler, pengusaha, seniman, media dan akademisi.
Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan tersebut, juga telah diselenggarakan permainan dan perlombaan anak untuk menyambutHari Anak Nasional 2016 yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2016 lalu.
Meskipun perayaan HUT ke-71 Kemerdekaan RI jatuh pada hari kerja (di Malaysia tidak libur) tidak kurang dari 1.000 masyarakat Indonesia di Penang, Kedah dan Perlis meluangkan waktu untuk menghadiri upacara HUT ke -71 Kemerdekaan RI yang digelar di Wisma Indonesia yang beralamat di 21 Tengku Abdul Rahman, George Town, Penang, Malaysia.
Sejumlah pekerja Indonesia sengaja mengambil cuti setengah hari untuk dapat mengikuti upacara HUT RI, sekaligus bisa bersilaturahmi dengan masyarakat lainnya.
Dalam pelaksanaan upacara tersebut, Paskibra 2016 menampilkan pertunjukkan formasi yang menuai decak kagum, lagu Indonesia Raya mengalun riuh dan SangSaka berkibar.
"Saya hadir dalam upacara 17-an untuk menghormati para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan. Saya bangga menjadi bangsa Indonesia," ucap Ketua Paguyuban Persatuan Warga Negara Indonesia (PERWIRA), Makmur yang memiliki ratusan anggota.
Makmur mengaku senang karena selain dapat menyaksikan proses pengibaran bendera dan bisa berkumpul memperingati Kemerdekaan RI dengan masyarakat Indonesia lainnya.
Sedangkan Konjen RI Penang, Taufiq Rodhy dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran masyarakat Indonesia dari berbagai wilayah di Malaysia Utara yang datang untuk menunjukkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai warga Indonesia.
Sebelum acara permainan, terdapat agenda pemotongan tumpeng setinggi satu meter dan diberikan kepada seluruh kelompok masyarakat yang menjadi teladan dan telah berperan aktif dalam upaya perlindungan WNI dan berkegiatan positif.
Selain itu, Atase Imigrasi juga memberikan Sosialisasi Keimigrasian kepada masyarakat Indonesia yang hadir.
Sedangkan para ibu-ibu memanfaatkan kesempatan ini untuk berdandan dan mengenakan pakaian nasional Indonesia, kebaya lengkap dengan sanggul.
Dibagian lain, KJRI Penang menyebutkan bahwa para WNI di wilayahnya rata-rata adalah pekerja migran dan telah dibina dalam berbagai kegiatan berkesenian unjuk gigi bermain musik, menari, puisi dan atraksi Pencak Silat.
Ada empat band musik mempertunjukkan kebolehannya dalam menghibur masyarakat Indonesia antara lain Titik Nol Band, Perwira Band, Simpati Band dan Nababa Band. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Program Sertipikat Tanah Gratis BPN di HUT RI ke-80?
-
Kemendagri Rayakan Puncak HUT ke-80 dengan Jalan Sehat dan Bazar Meriah di TMII
-
6 Napi Viral Dapat Remisi: Ronald Tannur hingga Istri Ferdy Sambo, Setya Novanto Bebas Bersyarat
-
Gigit Jari Hukuman Tak Dipotong Seperti Putri Candrawathi? Ini Alasan Ferdy Sambo Tak Dapat Remisi
-
Telkom Akses Sukses Jaga Keandalan Infrastruktur Jaringan Selama Upacara HUT ke-80 RI di Jakarta
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Ton Emas Sehari
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov