Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, menyatakan penolakannya terhadap wacana pengetatan persyaratan bagi artis yang ingin mencalonkan diri menjadi anggota DPR. Jimly menilai hal seperti itu tidak mengakomodir hak konstitusional setiap warga.
"Ya, nggak bisa kita. Tidak bisa begitu. Siapa saja boleh nyalon (menjadi calon anggota lembaga legislatif). Kan (itu) hak konstitusional setiap warga negara," kata Jimly, usai menghadiri acara Wisuda XV Universitas Al-Azhar Indonesia di Gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Sabtu (27/8/2016).
Sebaliknya, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu tersebut malah mempersalahkan orang yang mewacanakan hal tersebut. Jimly menilai bahwa seharusnya orang yang menginginkan hal itu sadar dirinya tidak menjadi artis.
"Ya, salah sendiri, kenapa you nggak jadi artis. Jadi artis juga dong, biar terkenal. Ya, nggak bisa begitu," tegas Jimly.
Lebih jauh, Jimly meminta agar tidak merendahkan profesi artis. Pasalnya menurutnya, sama seperti calon lainnya, artis juga menempuh pendidikan juga.
"Saya kira (kita) tidak boleh merendahkan artis. Nggak boleh. Artis juga banyak yang pinter. Kan dia juga bisa sambil sekolah, bisa sekolah. Tidak boleh. Saya kira itu tidak adil. Itu berlaku buat semua orang," jelasnya.
"Yang penting dia tidak cacat karena pernah (jadi) napi dan sebagainya kan. Pokoknya syarat-syarat yang ada sekarang itu berlaku untuk universal. Itu tidak boleh mendiskriminasi kelompok lain," tegas Jimly.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan