Suara.com - Ketua tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, terlibat perdebatan dengan saksi ahli psikologi Sarlito Wirawan Sarwono lantaran menyebut Jessica melakukan aktivitas tak lazim saat menunggu Wayan Mirna Salihin di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat.
Otto tak setuju dengan hasil pengamatan Sarlito terhadap barang bukti rekaman CCTV yang berisi aktivitas Jessica. Menurut Otto aktivitas kliennya wajar, misalnya ketika itu dia sempat bercakap-cakap dengan Mirna melalui ponsel.
"Persis yang dikatakan ahli itu, terdakwa main HP. Buktinya ada transkrip," kata Otto.
Otto mengatakan berdasarkan alat bukti percakapan antara Jessica dan Mirna berlangsung hampir setengah jam.
"Jadi jam 16.26 WIB dia sudah mulai main gadget sampai jam 16.29 dan jam 17.00 WIB," kata dia.
Kemudian Otto bertanya kepada Sarlito mengenai apakah mengetahui alat bukti percakapan di ponsel Jessica.
Sarlito tak mempermasalahkan adanya bukti transkrip percakapan antara Jessica dan Mirna. Pasalnya, yang menjadi obyek analisa Sarlito adalah rekaman CCTV kafe Olivier.
"Nggak dikasih tahu juga nggak apa-apa. Memang kenapa kalau saya nggak tahu? Buat saya nggak ada masalah," kata Sarlito.
Ucapan Sarlito membuat Otto makin geram. Dia meminta Sarlito jangan menganggap enteng tuduhan pembunuhan berencana yang kepada Jessica.
"Nasib terdakwa (Jessica) tergantung para saksi. Jangan dianggap enteng," kata Otto.
"Buat saya nggak penting," kata Sarlito menimpali.
Sarlito merupakan saksi ahli kedua dalam sidang ketujuhbelas, hari ini. Sebelumnya, jaksa penuntut umum menghadirkan saksi ahli kriminolog Ronny Rahman Nitibaskara. Ronny lebih banyak mengamati gesture tubuh Jessica di kafe.
Jaksa mendakwa Jessica menggunakan Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pembunuhan Berencana.
Mirna meninggal dunia usai meneguk es kopi Vietnam bercampur zat sianida di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/1/2016).
Saat peristiwa terjadi, di meja yang sama, Mirna ditemani dua kawan, Jessica dan Hanie. Mereka merupakan teman sekampus di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia. Mereka lulus 2008.
Jessica ditangkap saat berada di Hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu (30/1/2016) sekitar pukul 07.45 WIB.
Berita Terkait
-
Ditanya Terus soal Kopi Sianida, Jessica Wongso Kena Mental dan Tutup Akun
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset