Suara.com - Ratusan orang yang mengatasnamakan Front Wong Cilik unjuk rasa di depan kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, nomor 58, Jakarta Pusat, siang ini. Mereka menolak kalau PDI Perjuangan mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi calon gubernur di pilkada Jakarta periode 2017-2022.
"Kami tolak Ahok jadi calon gubernur DKI Jakarta. Kami berharap Ibu Megawati Soekarnoputri terketuk untuk tidak mengusung Ahok," kata juru bicara aksi, Deni Riyanto.
Deni menjelaskan alasan kenapa Ahok tak perlu diusung lagi. Menurut dia kebijakan Ahok selama ini tidak memihak kepada masyarakat berekonomi kecil. Dia membandingkan dengan kebijakan Joko Widodo ketika masih menjabat gubernur Jakarta yang jauh lebih baik.
"Kami wong cilik tidak mengangkat isu SARA, kami muak dengan kebijakan Ahok yang tidak pro rakyat, khususnya mengenai banyaknya penggusuran," katanya.
Massa mendukung PDI Perjuangan mengusung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini maju ke pilkada Jakarta karena kepemimpinan Risma sudah terbukti memihak rakyat kecil.
Dalam aksi, para pengunjuk rasa membawa atribut-atribur bernuansa Betawi, seperti ondel-ondel, delman, dan pertunjukan palang pintu khas Betawi.
Sampai berita ini diturunkan, unjuk rasa masih berlangsung. (Erlangga Bregas Prakoso]
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik
-
Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah
-
Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga
-
Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati
-
Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan
-
Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi
-
1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?
-
Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi