Suara.com - Komplotan perampok Pondok Indah pimpinan AJS ternyata merancang aksi perampokan rumah mantan petinggi Exxonmobil, Asep Sulaiman karena tergiur uang pesangon yang mencapai miliaran rupiah.
"Pelaku mengetahui pesangon terhadap Pak Asep jumlahnya besar sehingga mereka tergiur untuk melakukan perampokan di rumah Pak Asep ketika pensiun. Mencapai miliaran," kata Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Hendy F Kurniawan kepada wartawan, Jumat (9/9/2016) malam
Dua dari lima tersangka pernah bekerja sebagai pegawai di rumah Asep. Keduanya yakni AJS pernah menjadi pengawal pribadi Asep. Sedangkan S alias C pernah bekeja sebagai sopir pribadi mantan penting perushaan minyak tersebut.
Meski demikian, polisi belum mengetahui pembagian hasil, lantaran aksi perampokan tersebut gagal dilakukan para tersangka. Dengan ditangkap S, polisi bakal mendalami seoal pembagian hasil kelima tersangka.
"Untuk pembagian akan kami dalami. Karena para pelaku baru kami ambil dan S baru menyerahkan diri. Karena hasilnya juga kan belum diperoleh," kata Hendy.
Polisi sendiri telah menyimpulkan jika motif dalam kasus ini adalah murni perampokan. Alibi yang sempat diutarakan AJS dan pengacaranya jika kedatangan mereka ke rumah korban terkait dengan permasalahan pribadi.
Namun, kata Hendy alibi tersebut terbantahkan dari hasil pemeriksaan para saksi, dan tersangka lain serta analisa dari fakta-fakta yang ditemukan penyidik.
"Dari berbagai alibi yang mereka sampaikan akan kita dalami. Tapi dengan keterangan saksi dan beberapa TKP mereka ketemu dan merencanakan motif kami utuh murni perampokan," kata Hendy.
Tag
Berita Terkait
-
Pengacara Penyandera Orang Kaya Pondok Indah Bantah Merampok
-
Polisi: Perampok di Pondok Indah Bukan Pengawal Pribadi Korban
-
Komplotan Perampok Pondok Indah Ternyata Masih Amatir
-
Polisi Sebut Motif Penyanderaan Pondok Indah Murni Perampokan
-
Polisi Tetapkan Dua TSK Baru Kasus Penyanderaan Pondok Indah
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Mendikdasmen Larang Perpeloncoan di MPLS 2026, Simak Pesan Lengkap Abdul Muti
-
Tak Hanya Menambah Pohon, Mengapa Kota Perlu Mengelola Ruang Hijau Secara Lebih Cerdas?
-
Cegah Konflik Kepentingan, Benny K Harman Desak KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Febrie Adriansyah
-
Kemensos Perketat Penyaluran Bansos, Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima
-
Viral Dinilai Hina Gereja di Inggris, Dokter Kecantikan Anggi Aprilyani Dilaporkan ke Polda Metro
-
Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik
-
Bukan Emas Biasa, KPK Ajak Ahli Antam dan Pegadaian Cek 55 Kg Platinum Bupati Langkat
-
Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!
-
Hindari Kesan Tebang Pilih, Kejagung Diminta Tak Beri Perlakuan Khusus pada Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, KBRI: Tidak Ada Korban WNI