Ketua tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan menegaskan pihaknya akan siap menghadapi pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum di sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, pada Rabu (5/10/9/2016) depan. Pasalnya, Otto mengaku tidak perlu mengkhawatirkan untuk menghadapi tuntutan jaksa, karena Jessica telah membeberkan fakta-fakta yang dianggap penting diungkap di persidangan.
"Kita siap-siap saja, karena dari kita tidak terlalu sulit, kenapa karena untuk menyatakan kebenaran itu nggak sulit tapi kalau menyatakan bohong itu sulit. Kalau menyatakan benar jadi kita ikutin saja," kata Otto usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, (29/9/2016) dini hari.
Menurutnya, Jessica sendiri tidak mengalami kesulitan untuk memberikan keterangan saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa di sidang.
"Jadi Jessica bisa dengan lancar kenapa dia mengalami sendiri. Saya kira wajar karena yang ditanyain teknis. Kalau anda bertemu dan kita curiga ya kan anda bertemu ngaku nggak ketemu bingung. Tapi dia nggak," kata Otto.
Selain itu, Otto pun menganggap ada kejanggalan dari berita acara pemeriksaan (BAP) yang dihadirkan jaksa di persidangan tadi. Kejanggalan tersebut yang dimaksud Otto adalah tidak adanya pembubuhan paraf Jessica saat menjalani pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya, seperti gelaran rekonstruksi yang pernah dilakukan di kafe Olivier.
"Ya jelas donk kalau setiap keterangan dari polisian pasti ada berita acara pemeriksaan (BAP). Tapi disini nggak ada berita acaranya, karena dari hakim tidak ditemukan apa dari dia. Coba umpanya ditemukan pasti ada BAPnya kan begitu cara berfikir kita. Karena apa nggak ada berita acara," kata Otto
Dalam sidang ke-26 ini, Jessica telah membeberkan semua keterangan di hadapan majelis hakim. Dia sendiri membantah telah menaruh racun sianida di gelas es kopi Vietnam yang diminum Mirna. Dia juga menyangkal tak menolong Mirna saat mengalami kolaps. Bahkan, dirinya pun membawa bukti keterangan tidak terlibat kasus tindak pidana selama tinggal di Australia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
PNM Hadirkan Dampak Berantai Bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Tayang September, Film Tazza: The Song of Beelzebub Jadi Penutup Seri Tazza
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Sita Uang Rp 4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Bengkulu
-
Belajar Jadi Anak Besar dengan Cara yang Lucu dalam Buku Loops
-
CEK FAKTA: Pemotor Pakai Sandal Jepit akan Ditilang dan Denda Rp250 Ribu, Benarkah?
-
Bukan Sekadar Buku Anak, 'Dad' Menggambarkan Sisi Kompleks Seorang Ayah
-
Pasca Perry Warjiyo Mundur, Investasi Asing Langsung Hengkang di Sesi I
-
Dituduh Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Indomaret