Suara.com - Elektabilitas calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merosot menjelang pilkada Jakarta tahun 2017 menurut hasil survei lembaga Lingkaran Survei Indonesia terbaru. Apa tanggapan Ahok? Ternyata dia santai saja.
"Terima kasih ya. Artinya saya nggak perlu keluar duit, sudah ada hasil survei," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/10/2016) sore.
Ahok mengatakan akan menjadikan hasil survei LSI sebagai masukan.
Ahok meminta kepada empat partai pengusungnya, Nasdem, Hanura, Golkar, dan PDI Perjuangan serta organisasi Teman Ahok untuk bekerja semaksimal mungkin.
"Tinggal sekarang Teman Ahok sama partai-partai kerja lebih keras saja," kata Ahok.
Ahok mengatakan tidak akan menggandeng lembaga survei untuk mengukur elektabilitasnya. Namun, pernyataan Ahok berbanding terbalik dengan rencana Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Prasetio Edi Marsudi, yang ingin memakai jasa lembaga survei.
"Mungkin mereka (tim pemenangan). Saya sih nggak mau keluar duit. Gratisan saja. Kaya gini gratisan mulu enak kan. Gratisan saja," katanya.
LSI merilis hasil survei pada periode 28 September sampai 2 Oktober 2016. Hasilnya, elektabilitas Ahok menurun menjadi hanya 31 persen.
"Pada Survei LSI bulan Maret lalu, kami masih mencatat persentase elektabilitas Ahok mencapai 59,3 persen, namun di bulan Oktober elektabilitas Ahok pribadi merosot hanya 31,1 persen," kata peneliti LSI Adjie Alfaraby.
Adjie menuturkan pada survei bulan Maret, elektabilitas Ahok unggul jika dibandingkan 10 calon gubernur lainnya yang hanya mencapai 26,30 persen.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Ini Isi Ajakan Membully Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto
Orangtua Berharap Asty Ananta Tak Keluar dari Islam
Lima Cara Sembuhkan Ruam dan Area Hitam di Paha
Pengacara Benarkan Mario Teguh 'Dipecat' Kompas TV Gara-gara Kis
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen