Suara.com - Ketua tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan mengaku, sangat menyayangkan menjatuhkan tuntutan 20 tahun penjara kepada kliennya, tanpa didukung bukti yang mendukung perbuatannya melakukan pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin.
"Apa bedanya satu hari dengan 20 tahun. Bagi kita sama saja. Satu hari pun sebenernya tidak layak, karena tidak ada bukti," kata Otto usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016) malam.
Otto pun mengaku prihatin atas berkas tuntutan jaksa yang dianggap lemah untuk menjerat Jessica.
"Saya sangat, prihatin melihat jaksa karena banyak sekali yang ditambah-tambahkan. Dan banyak juga yang dikurang-kurangi. Saya nggak habis fikir ya dari mana," kata Otto.
Dari hal tersebut, Otto malah mempertanyakan tuntutan yang dianggap lebih kecil, ketimbang dakwaan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman mati yang sebelumnya disematkan kepada kliennya. Lantaran dianggap ragu-ragu, Otto pun mengaku akan membeberkan kelemahan jaksa dalam berkas tuntutanya dalam sidang pembacaan nota pembelaan yang akan digelar pada Rabu (12/10/2016) depan.
"Iya dong ragu-ragu. Kalau dia (jaksa) yakin, harusnya hukuman mati aja. Nanti kita jelaskan di pledoi yang pasti bagi kami, satu hari atau 20 tahun sama," kata Otto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan