Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 dari Partai Gerindra dan PKS, Anies Baswedan, menghadiri deklarasi dukungan warga Kecamatan Duren Sawit terhadap dirinya beserta calon wakilnya Sandiaga Uno, dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Deklarasi dilakukan di Gedung Senam Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (9/10/2016).
Berdasarkan pantauan Suara.com, Anies tiba dilokasi sekitar 11.20 Wib. Ia datang mengenakan kemeja putih dan berpeci hitam tanpa didampingi Sandiaga. Kedatangan Anies dilokasi deklarasi disambut dengan iring-iringan musik qosidah.
Setelah memasuki aula Gedung Kesenian, Anies kemudian dipersilahkan untuk menyampaikan sambutannya di hadapan para warga yang hadir.
"Saya bersyukur masuk ke aula ini. Saya merasakan aura yang berbeda. Ini bukan sekadar kerumunan, tapi barisan untuk merubah Jakarta," kata Anies disambut riuh tepuk tangan para warga.
Anies mengatakan, umat Islam baru saja memasuki tahun baru hijriyah. Sebab itu, dia mengajak seluruh warga untuk hijrah (beralih) kepada pemimpin baru.
"Kebetulan kita baru memasuki tahun baru hijriah, sudah saatnya kita hijrah. Memilih pemimpin baru. Kita ingin mengubah Jakarta, ingin membangun Jakarta, bukan saja membangun kotanya, tapi juga membangun warganya. Kotanya maju, warganya bahagia," ujar Anies.
Anies juga menyinggung soal kesejahteraan dan keadaban.
"Kita harus memastikan kesejahteraan menjangkau semuanya. Kita harus kembalikan adab menjadi patokan untuk kita bernegara. Mengubah jakarta bukan perkara yang ringan, tapi di aula ini kita merasakan aura untuk perubahan Jakarta benar-benar akan terwujud," kata Anies.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China