Suara.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta masyarakat untuk mengawasi TNI dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah. Hal ini sekaligus menekankan sikap Presiden Joko Widodo yang menolak TNI memiliki hak politik.
"TNI harus netral dan dalam kesempatan ini berulang kali saya sampaikan mohon masyarakat untuk ikut mengawasi dalam pelaksanaan tugas-tugas TNI, khususnya dalam Pilkada ini," ujar Gatot di DPR, Senin (10/10/2016).
Dia menambahkan masyarakat bisa melaporkan oknum TNI yang terindikasi tidak netral dalam perhelatan Pilkada. Menurutnya, laporan ini bisa dilakukan ke markas TNI terdekat.
"Laporkan ke instansi terkait, yang terdekat, bisa Koramil, bisa Kodim, Pos Pom, bisa Pom dan sebagainya," katanya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengungkapkan, Presiden Jokowi melarang TNI memiliki hak politik. Hal itu sudah diatur dalam TAP MPR dan undang-undang yang mengatur status TNI.
Adapun pernyataan Pratikno itu menanggapi pernyataan Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu yang menginginkan TNI memiliki hak berpolitik. Keinginan Gatot itu pun mendapat kritikan dari berbagai pihak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis