Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah meringkus RS alias DN tersangka kasus narkoba di Jakarta Barat, Minggu (9/10/2016) lalu. Tukang ojek ini diduga menjadi kurir. Dari tangannya, polisi menyita lima kilogram sabu.
"Hasil interogasi dia mengaku disuruh oleh MSL (DPO) untuk menerima sabu di lokasi itu dari seseorang. RS alias DN ini kesehariannya tukang ojek," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes John Turman Panjaitan di Polda Metro Jaya, Selasa (11/10/2016).
MSL merupakan seorang bandar narkoba. Saat ini, dia sedang dikejar polisi.
John mengatakan MSL berhasil melarikan diri ketika rumahnya di Kampung Boncos, Jakarta Barat, digerebek.
"Kami belum tahu sabu ini darimana. Kami masih memburu MSL, diduga dialah pengendali jaringan ini," katanya.
Kepada polisi, RS mengaku mendapatkan upah dari MSL sebesar Rp2,5 juta setiap kali mengantar satu kilogram sabu.
"Kami tidak percaya dia baru sekali, sebab dari keterangan saksi-saksi RS alias DN ini sudah lama berteman dengan MSL," katanya.
Lima kilogram sabu yang disita dari RS disimpan di tas ransel warna hitam. Selain itu, polisi juga menyita dua telepon genggam dan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat berpelat nomor B 4991 BIQ.
RS dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana 20 tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
-
Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga
-
Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu
-
Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras
-
Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!
-
Polresta Solo Ungkap Kasus Narkoba Terbesar, Sita 3,5 Kilogram Sabu Lintas Daerah
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan