Suara.com - Hari ini, calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kampanye di Pasar Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat. Di sana, Ahok memborong buah pepaya.
Setelah dagangan ludes, pedagang meninggalkan pasar dengan gembira. Ahok kemudian berdialog dengan warga.
Tak lama kemudian, penjual pepaya tadi datang lagi dan mendekati Ahok untuk menawarkan buah mangga.
Ahok rupanya masih masih wajah ibu tersebut.
"Ah lu mah yang tadi lu. Pintar lu ya," kata Ahok sambil tertawa.
Ahok tak mau membeli buah mangga yang ditawarkan karena tadi sudah memborong pepaya. Ahok kemudian berjalan meninggalkan tempat itu.
Menurut keterangan salah satu ajudan Ahok, Ahok memborong buah pepaya dengan harga Rp1 juta.
"Bayar Rp1 juta menang banyak tuh dia (pedagang pepaya)," ujar dia.
Masa kampanye dimanfaatkan Ahok untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Kegiatan seperti ini termasuk jarang dilakukan Ahok ketika dia masih aktif menjadi gubernur.
Kemarin, Ahok menemui warga di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Selain berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi, dia juga mengamati infrastruktur.
Ahok maju ke pilkada Jakarta periode 2017-2022 bersama Djarot Saiful Hidayat. Pasangan diusung Partai Nasdem, Hanura, Golkar, dan PDI Perjuangan.
Ahok menghadapi dua pasangan penantang yaitu Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono -Sylviana Murni.
Sama seperti Ahok dan Djarot, dua pasangan yang lain juga turun ke masyarakat untuk kampanye.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Warga Jakarta Bicara Soal Demo 4 November, Sikap Mereka Keren
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar
-
Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal
-
Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi