Suara.com - Gubernur non aktif Basuki Tjahaja Purnama masih merasa tidak bersalah atas tuduhan menodai agama. Sekarang Ahok menjadi terdakwa dan sudah menjalani sidang beberapa kali.
Ahok bercerita rasanya duduk di kursi terdakwa atau yang bisa disebut kursi pesakitan. Karena tidak merasa bersalah, Ahok mengibaratkan kursinya sebagai singgasana.
"Setiap Selasa saya duduk di kursi (terdakwa) itu, yang saya pikir ini singgasana. Kenapa? Saya nggak salah kok," ujar Ahok di posko pemenangan Ahok-Djarot, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016).
Ahok memiliki alasan sendiri menganggap kursi yang ia duduki di persidangan sebagai singgasana. Suami Veronica Tan ini baru akan malu jika menjadi terdakwa kasus korupsi.
"Saya akan sedih, malu kalau kita duduk karena korupsi. Ini mah saya anggap pahlawan demokrasi," kata Ahok.
Sebelumnya Hakim menolak seluruh nota keberatan atau eksepsi Ahok. Ahok didakwa telah melanggar Pasal 156 a KUHP atau Pasal 156 KUHP lantaran dianggap telah melakukan tindak pidana penodaan agama terkait surat Al Maidah ayat 51.
Hakim menyatakan perkara Ahok bisa terus diusut di meja hijau. Selasa (3/1/2017) besok sidang Ahok akan digelari di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Berita Terkait
-
Ahok Berandai-andai Jika Divonis Salah Menodai Agama
-
Polisi Rahasiakan Kekuatan Pengamanan di Lokasi Baru Sidang Ahok
-
Ahok Akui Banyak yang Pertanyakan Kemampuan Djarot Pimpin Jakarta
-
Lawan Jaksa, Ahok Siapkan 10 Saksi di Sidang Penistaan Agama
-
Pasrah Eksepsi Ditolak, Tim Ahok Fokus ke Pemeriksaan Saksi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas