Suara.com - Saat menjalani sidang keempat dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari pihak pelapor yang didatangkan Jakasa Penuntut Umum, tim kuasa hukum terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memohon ke majelis hakim untuk memutarkan sebuah video. Namun, video tersebut tak diputar di dalam persidangan, lantaran majelis hakim menolaknya.
Anggota tim kuasa hujum Ahok, Fifi Lety Indra menjelaskan, saat itu tim kuasa hukum ingin menunjukan video pernyataan Imam besar FPI Habib Rizieq Syihab yang diduga ada unsur penodaan agama, ketika Sekretaris Jenderal DPD FPI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin tengah memberikan kesaksian.
"Kita tanya pada saksi, 'Apakah saksi mendakwa Pak Ahok menista agama Al Maidah 51? Kemudian dia (saksi) bilang, Pak Ahok ini menuduh ulama-ulama seperti fatwa MUI atau surat MUI. Bahwa (saksi bilang) Pak Basuki ini menuduh ulama-ulama sudah melakukan kebohongan menggunakan Al Maidah 51, kira-kira begitu," ujar Fifi usai persidangan, di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017) malam.
Selanjutnya, dia kembali bertanya ke Novel di dalam persidangan.
"Jadi kami tanya, 'Kalau ada orang lain yang mengatakan hal yang sama bagimana? Dia bilang 'Oh itu juga menista agama, mendoai agama'. Kalau misal dia agama Islam, lalu dia ngomomg Al Maidah 51 atau dia ngomong ada ulama-ulama bejat memakai ayat-ayat Al Quran untuk menipu, itu masuk menista agama tidak? Akan dilaporkan tidak? (Novel bilangnya) 'Oh ya akan saya laporkan' dia bilang," kata Fifi menirukan percakapan Novel.
Dengan begitu, tim kuasa hukum Ahok memiliki bukti rekaman video Habib Rizieq yang pernah menyatakan 'Ada ulama-ulama bejat yang memakai Al Quran untuk melakukan penipuan'. Namun, Fifi menyayangkan Novel tak melaporkan atasannya di FPI itu ke polisi.
"Jadi saya tanya balik lagi, ini saya punya videonya habib, ah saya nggak mau bilang dia habib lagi, saya bilang aja ketua FPI ya. Ketua FPI ada bilang gini 'Ada ulama-ulama bejat yang memakai Al Quran untuk melakukan penipuan, itu menodai agama tidak?" ujar Fifi.
"(Novel menjawab) Oh itu atasan saya, jadi tidak masalah'," kata Fifi menirukan pernyataan Novel.
Mendengar hal tersebut dia kecewa, pernyataan Novel dianggap tak sama dengan pernyataan sebelumnya, hanya karena Rizieq atasannya di FPI.
Baca Juga: Sidang Ahok, Saksi Jadi Pelupa, 75 Persen Pertanyaan Dijawab Lupa
"Lho bagaimana ini? Tadi katanya siapapun yang ngomomg mau agama Islam atau apapun, kalau dia ngomong ada orang memakai ayat Al Quran untuk melakukan kebohongan, dia akan laporin, nyatanya nggak dia laporin (Rizieq)," kata Fifi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?