Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Didik Mukrianto mempersilakan Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Menurutnya, bergabungnya Antasari ke PDI Perjuangan dengan tujuan meminta bantuan pengungkapan kasus pembunuhan yang membuat dirinya dipenjara, adalah hal yang wajar. Sebab, partai politik memiliki fungsi untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.
"Partai politik semuanya harus membangun komunikasi, hubungan baik dengan seluruh negara Indonesia," kata Didik di DPR, Senin (30/1/2017).
Di sisi lain, mengenai kasus hukum Antasari yang sudah memasuki tahap grasi, Didik mengatakan hal itu adalah hak prerogatif Presiden. Demokrat pun menghormati keputusan Presiden Joko Widodo yang memberikan grasi kepada Antasari.
"Masyarakat harus tahu, hukum sudah menentukan, itu yang harus kita pegang penuh dan dijalankan setiap penyelenggara negara," kata Anggota Komisi III DPR ini.
Antasari sempat meminta Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono untuk membantu pengungkapan kasusnya yang dianggap ada kejanggalan.
Meski Antasari meminta demikian, bukan malah membuat hubungan Antasari dengan SBY merenggang. Apalagi, SBY sudah tidak ada kewenangan apapun dalam menangani perkara ini.
"Secara kelembagaan pasti setiap lembaga negara harus menjalin hubungan yang baik. Dalam konteks itu, hukum sudah menjelaskan dengan jelas, putusan hukum pun sudah bisa diakses publik, sudah tidak ada korelasi pak SBY menjelaskan apa yang terjadi dengan proses hukum yang ada," ujar Didik.
Baca Juga: Ahok: Antasari Azhar Dukung yang Bisa Kerja
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
Terkini
-
Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!
-
OTT Pekalongan: 11 Orang Termasuk Sekda Tiba di Gedung KPK, Apa Peran Bupati Fadia Arafiq?
-
JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah
-
Babak Baru Kasus Hasbi Hasan, KPK Laporkan Linda Susanti ke Polda Metro Jaya
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi
-
KPK Ungkap OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Outsourcing di Sejumlah Dinas
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres
-
Prabowo Kumpulkan Jokowi, SBY hingga Para Mantan Wapres di Istana Merdeka Malam Ini