Suara.com - Ratu Atut Chosiyah, di selsa-sela persidangan kasus korupsinya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (5/4/2017), sempat menyatakan rasa berterima kasih kepada warga Banten karena putranya memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.
Putra Ratu Atut bernama Andika Hazrumy sukses menjadi “jawara” Pilkada Banten sebagai wakil gubernur mendampingi Wahidin Halim sebagai gubernur.
Pasangan tersebut dinyatakan menang, setelah Mahkamah Konstitusi menolak gugatan sengketa hasil Pilkada Banten yang diajukan pesaing mereka, Rano Karno-Mulia Syarif, Selasa (4/4).
"Terimakasih, itu semua berkat doa dan dukungan masyarakat Banten. Kemenangan Pak Wahidin dan Andika adalah kemenangan warga Banten,” tutur Ratu Atut.
Ratu Atut berharap Wahidin-Andika mampu menjalankan sebaik-baiknya roda pemerintahan di provinsi tersebut.
Namun, Ratu Atut ogah menjawab saat ditanya awak media perihal dugaan Andika ikut menikmati uang hasil korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) Rumah Sakit Rujukan Pemprov Banten.
“Terima kasih ya semuanya rekan-rekan,” tuturnya sembari mengeloyor.
Ratu Atut kekinian didakwa ikut terlibat korupsi alkes. Dalam surat dakwaan, nama Andika disebut ikut menerima sejumlah uang rasuah.
Baca Juga: Darmin Sebut Ada Kesalahan dalam Pengelolaan Duit Negara
Dalam persidangan kasus itu, Rabu (8/3) bulan lalu, Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) Afni Carolina mengungkapkan Ratu Atut pernah memanggil Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Djaja Budi Suhardja, Kadis Sumber Daya Air Banten I'Ing Suwargi, dan Kadis Pendidikan nasional Banten Hudaya Latuconsina, ke Hotel Crowne Plaza Jakarta.
Ketiga pejabat pemprov itu dipanggil Ratu Atut ke hotel, BUlan Juli 2012, yakni saat lelang pengadaan alkes tengah berlangsung. Selain para pejabat, pertemuan itu juga diikuti adik Ratu Atut, Tubagus Chaeri Wardana Chasan alias Wawan, dan Andika.
Kala itu, kata Carolina, Ratu Atut menyampaikan keluhan kepada ketiga pejabat terkait kebutuhan dana bagi Andika.
"Terdakwa ketika itu mengeluh memerlukan dana taktis untuk keperluan dirinya sebagai Gubernur Banten dan Andika Hazrumy selaku anggota DPD RI,” terang Carolina, dalam persidangan.
Berdasarkan keluhan itu, Wawan meminta Djadja Buddy Suhardja menyerahkan daftar proyek seluruh pengadaan barang dan jasa sekaligus persentase alokasi anggaran untuk “disunat” sehingga bisa memenuhi kebutuhan Ratu Atut dan Andika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran