Suara.com - Satu orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan lalu lintas di jalan Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 67 wilayah Dawuan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin.
"Kecelakaan ini melibatkan kendaraan minibus Daihatsu Gran Max Nopol B-1448-CFF dan kendaraan roda empat lainnya yang kabur," kata Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Karawang Iptu Sabar Santoso, di Karawang.
Satu orang yang meninggal merupakan sopir minibus bernama Iis Budianto (34), warga Desa Panunggalan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga. Peristiwa kecelakaan tersebut berawal saat kendaraan minibus itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cikampek menuju arah Jakarta.
Secara tiba-tiba kendaraan yang melintas di lajur dua menabrak bagian belakang sebuah kendaraan lain yang ada di depannya.
Jenis kendaraan yang tertabrak itu tidak diketahui, karena usai kejadian, pengemudi kendaraan tersebut langsung "tancap gas". Sehingga tidak diketahui petugas.
Akibat peristiwa kecelakaan itu, seorang meninggal dunia, seorang mengalami luka berat dan tiga orang mengalami luka ringan. Para korban langsung dibawa petugas ke Rumah Sakit Thamrin Purwakarta.
Informasi dari pihak kepolisian setempat, korban meninggal dunia ialah Iis Budianto. Sedangka korban yang mengalami luka berat ialah Ahmad Sumaryono (53), warga Kecamatan Wanadadi, Banjarnegara.
Sementara tiga korban yang luka ringan di antaranya Saefullah dan Sarti, masing-masing merupakan warga Pengadegan, Purbalingga serta Yatiman, warga Kelurahan Malaka Sari Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. (Antara)
Baca Juga: Kecelakaan di Puncak Tewaskan 4 Orang, Sopir Bus Jadi Tersangka
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki