Suara.com - DPR menyetujui pengusulan hak angket untuk KPK dalam rapat paripurna, Jumat (28/4/2017). Sejumlah Fraksi melakukan walk out karena menilai pimpinan rapat dianggap tidak mengakomodir pendapat dan memutuskan rapat secara sepihak.
Wakil Ketua DPR yang menjadi pimpinan rapat kali ini, Fahri Hamzah mengatakan tidak ada masalah dari pengambilan keputusan ini. Sebab, keputusan ini disetujui seluruh anggota rapat.
"Jadi bukan sebagai fraksi (pengambilan keputusan) tapi sebagai anggota. Dan karena tadi mayoritas (anggota) menyatakan setuju, ya palu diketok," tutur Fahri usai rapat.
Rapat pengambilan keputusan ini dimulai dari pembacaan usulan hak angket. Setelah itu, sejumlah fraksi menyatakan pendapatnya, yaitu menolak usulan ini. Fraksi yang menolak usulan angket itu adalah Gerindra, PKB dan Demokrat.
Namun, ada pandangan dari anggota Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu yang mendukung pengajuan hak angket ini. Kata Fahri, setelah Masinton menyampaikan pendapatnya, maka pimpinan mempertanyakan kepada anggota rapat, dan hasilnya mayoritas memberikan persetujuannya.
"Kan saya sudah tanya, setelah tiga fraksi tidak setuju, saya tanya fraksi lain, yang ada itu pak Masinton (Anggota Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu). Ya sudah saya bilang ini yang terakhir, ya sudah berarti nggak ada lagi. Ya sudah saya tanya anggota, sudah selesai," kata dia.
Rapat paripurna ini sekaligus rapat penutupan masa sidang IV 2016-2017. Setelah ini, DPR akan masuk masa reses dan kembali bersidang pada 17 Mei.
Setelah reses ini, DPR akan segera membentuk panitia khusus hak angket. Pansus ini bisa saja tidak dilanjutkan dengan catatan anggota Fraksi tidak mengirimkan nama-nama untuk menjadi anggota Pansus.
"Meskipun DPR telah setuju untuk menggunakan hak konstutisionalnya untuk melakukan penyielidikan, tapi kalau surat dari fraksi-fraksi tidak menyetujui dengan cara tidak mengirimkan anggotanya ya hak angketnya, pansus angketnya tidak ada," kata Fahri.
Baca Juga: DPR Ricuh, Fahri Hamzah Ketok Palu Setujui Hak Angket KPK
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel
-
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran