Suara.com - Beberapa waktu yang lalu, pendiri Partai Amanat Nasional Amien Rais melakukan pertemuan dengan pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab di Mekkah, Arab Saudi, pada Rabu (14/6/2017).
Pengacara Rizieq, Kapitra Ampera, mengatakan kedua tokoh saling mendukung satu sama lainnya dalam menghadapi persoalan.
Dalam pertemuan tersebut, kata Kapitra, mereka sedang membahas format untuk mengatasi permasalahan.
"Lagi cari format untuk segera mengatasi masalah ini," kata dia kepada Suara.com, Kamis (15/6/2017).
Seperti diketahui, Rizieq dituduh terlibat dalam kasus dugaan pornografi bersama Firza Husein. Rizieq dan Firsa kemudian ditetapkan menjadi tersangka kasus pornografi oleh Polda Metro Jaya, meskipun sampai sekarang polisi belum berhasil menangkap siapa pembuat situs baladacintarizieq.com yang menjadi ihwal kasus.
Amien Rais sekarang juga sedang ditimpa masalah. Namanya dikait-kaitkan dengan aliran uang kasus korupsi alat kesehatan yang telah menjerat mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. Amien membantah keras menerima uang sebesar Rp600 juta dari kasus tersebut.
Lebih jauh, Kapitra mengatakan setelah fotmat penyelesaian masalah ditemukan titik temunya, Rizieq akan pulang ke Indonesia.
Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Pawiro mengatakan pertemuan tersebut untuk silaturahmi.
"Itu silaturahmi ketemu pas waktu beliau lagi umrah di Mekkah, kan pakai ihram. Jadi sekarang umrohnya berkali-kali habib," kata Sugito.
Sugito mengatakan dalam pertemuan mereka membicarakan, antara lain situasi politik Indonesia terkini, termasuk proses hukum terhadap sejumlah tokoh agama dan aktivis.
"Jadi (pembahasan) mengenai masalah dunia politik yang semakin kacau banyak intimidasi ulama dan politisi yang dikriminalisasikan itu aja," kata dia.
Sugito mengungkapkan dalam pertemuan, Amien didampingi Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PAN Ahmad Hanafi Rais. Hanafi merupakan salah satu anak kandung Amien Rais.
"Itu ada Hanafi Rais dan Amien Rais aja. Kan habib bertemu siapa aja banyak," kata Sugito.
Pertemuan ini terungkap setelah beredar foto-foto pertemuan mereka ke kalangan wartawan.
Sebelumnya, di Arab Saudi, Rizieq bertemu dengan ulama asal India, Zakir Naik, pada hari Selasa (13/6/2017). Pertemuan berlangsung di acara tausiah di rumah ulama besar Arab, Syekh Kholid Al Hamudi.
Berita Terkait
-
Mengapa Tuduhan Amien Rais soal Teddy Mudah Dipercaya Publik?
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo
-
Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe
-
Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
Terkini
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri
-
Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro
-
Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur
-
Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu