Kepolisian daerah (Polda) Jambi dan jajarannya selama pelaksanaan kegiatan operasi Cipta Kondisi pada 11-18 Juni lalu berhasil menangkap sebanyak 220 pelaku kejahatan dari 207 kasus.
"Jelang dilaksanakannya Operasi Ramadniya 2017, Polda Jambi dan jajaran terlebih dahulu menggelar kegiatan Cipta Kondisi dan dari ratusan orang yang ditangkap tersebut ada yang kasusnya dilanjutkan proses hukumnya dan ada pula yang hanya diberikan pembinaan," kata Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto, Selasa (20/6/2017).
Polda Jambi, mencatat dari, ke-220 pelaku kejahartan yang ditangkap tersebut hanya 39 orang yang kasusnya dilanjutkan sampai ke proses hukum, sedangkan sisanya dan beberapa orang lainnya yang total berjumlah 234 orang hanya diberikan pembinaan dan teguran.
Untuk tingkat Polda Jambi sendiri berhasil mengungkap empat kasus dan melakukan penangkapan terhadap 50 orang. Dari jumlah tersebut yang dilanjutkan proses hukumnya hanya ada satu orang pelaku sedangkan sisanya 49 lainnya diberikan pembinaan.
Kemudian untuk Polresta Jambi mengungkap 22 kasus dan menangkap 90 orang di antaranya 16 orang dilanjutkan proses hukumnya sedangkan yang diberikan pembinaan berjumlah 74 orang dan selanjutnya Polres Batanghari, mengungkap 15 kasus dan menangkap enam orang dan yang dilanjutkan proses hukumnya tiga orang dan pembinaan dilakukan terhadap 14 orang lainnya.
Polres Muarojambi, mengungkap 34 kasus dengan tangkapan berjumlah delapan orang. tiga orang diantaranya dilanjutkan proses hukumnya, dan 31 lainnya diberikan pembinaan. Kemudian Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mengungkap 10 kasus dengan jumlah tangkapan 16 orang dan dari jumlah tersebut satu orang dilanjutkan proses hukumnya sedangkan 15 lainnya dibina.
Pada Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mengungkap empat kasus. Satu orang ditangkap dan dilanjutkan proses hukumnya sedangkan tiga orang lainnya dibina, kemudian di Polres Sarolangun berhasil mengungkap tujuh kasus dan melakukan penangkapan terhadap tujuh orang dimana lima diantaranya dilanjutkan proses hukumnya sedangkan terhadap dua lainnya dilakukan pembinaan.
Sementara itu di Polres Bungo berhasil mengungkap 68 kasus, dan menangkap 21 orang. Namun tidak ada yang dilanjutkan proses hukumnya, melainkan hanya dilakukan pembinaan, di Polres Merangin, mengungkap 15 kasus menangkap enam orang dan dua orang dilanjutkan proses hukumnya dan dilakukan pembinaan terhadap 14 orang lainnya.
Baca Juga: Burger Ini Gunakan Nama Penjahat, Mau Coba?
Kemudian di Polres Tebo, mengungkap 24 kasus dan menangkap 10 orang. Yang dilanjutkan proses hukumnya berjumlah delapan orang dan dibina enam orang. Adapun Polres Kerinci mengungkap empat kasus dan menangkap lima orang yang semuanya dilakukan pembinaan.
"Dengan operasi cipta kondisi tersebut diharapkan pelaksanaan libur lebaran dan kegiatan operasi Ramadniya 2017 bisa terlaksana dengan lancar dan aman," kata Kapolda Jambi, Priyo Widyanto. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis