Suara.com - Sudah lebih sebulan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hidup di bilik tahanan, sejak ditahan pada 9 Mei 2017. Apa kabar terbaru “Sunan Kalijodo” di tempat penyepiannya?
“Sunan Kalijodo”, begitulah nama lain Ahok versi guyonan Ketua Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas.
Nama itu disematkan kepada Ahok ketika yang bersangkutan mendatangi kantor Pengurus Pusat GP Ansor, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, 7 April 2017, kala masa kampanye Pilkada DKI Jakarta.
Ketika masih menghidu udara bebas dan menjadi gubernur, nyaris setiap hari nama Ahok ada pada lembar pemberitaan media massa.
Meski sementara menjadi manusia yang tak bebas, bukan berarti kisah-kisah Ahok menjadi terlupakan. Setidaknya, kisah-kisah Ahok selama di dalam tahanan kerap muncul di media-media sosial.
Kisah “Sunan Kalijodo” saat berada di penjara itu, kerapkali diunggah oleh para pembesuknya. Termutakhir, akun Instagram bernama @otniel_tedjo menuturkan kisahnya saat membesuk Ahok, Selasa (20/6/2017).
“Di Mako Brimob, aku nggak ngapa-ngapain, cuma duduk saja ngelihatin dan dengerin Ahok cerita. Kulihat, betapa wajahnya terlihat cerah, gerak tubuhnya santai. Berbeda jauh dengan Ahok yang beberapa kali kutemui pas kerja: muka tegang, tubuh kaku, duduk pun seolah ada paku di pantat,” tulis @otniel-Tedjo, memulai ceritanya.
Saat dibesuk, ia mengakui Ahok banyak menceritakan aktivitasnya di dalam sel. Ahok bercerita, banyak pembesuk yang menguatkan dirinya memakai kisah religi Nabi Yusuf yang dibuang oleh saudaranya tapi malah diangkat jadi pejabat oleh Firaun.
Selain itu, kata dia, Ahok juga menceritakan banyak pembesuk datang hanya untuk mendoakan dirinya. Lucunya, karena banyak yang datang untuk mendoakan, Ahok sampai-sampai membatasi orang-orang jenis itu.
Baca Juga: BI: Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II Tak Setinggi Harapan
“Tentang bagaimana banyaknya orang yang datang mendoakan dia, sampai-sampai dia harus memberi target ’doa cukup 10 menit’, supaya yang lain bisa mengambil kesempatan bercengkerama,” tulisnya.
Ahokjuga mengisahkan dirinya bisa membangun perpustakan pribadi di dalam sel. Itu lantaran banyak pembesuk yang membawa hadiah berupa buku.
Satu lagi yang diceritakan Ahok ketika dibesuk akun @otniel_tedjo adalah, yang bersangkutan selalu membagi-bagikan makanan bawaan pembesuk kepada tahanan lain.
”Saat membesuk itu, kami seolah tengah menikmati ’Ahok Show’ secara private, khusus bagi 22 pengunjung yang duduk mengelilingi dia, menikmati hiburan dari seorang Ahok.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
BGN Paparkan Mekanisme Pelaksanaan MBG Selama Ramadan
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo