Suara.com - Seorang tentara di Bali, Pratu Gede Arya Yasa Mataram dari kesatuan Detasemen Markas (Denma) Kodam IX/Udayana diserang sekelompok orang bercadar seperti ninja. Aksi penyerangan itu dilakukan dengan brutal di Dusun Jembong Desa Ambengan Sukasada, Buleleng, Senin (17/7/2017).
Gede Arya menderita luka robek di kepala. Pelaku diduga berjumlah tiga orang. Usai menyerang Gede Arya, ketiganya melarikan diri ke arah selatan menuju lintasan jalan Singaraja- Pancasari.
Seperti dilaporkan Kabarnusa, aksi penyerangan itu terjadi saat Gede Arya tegah berkumpul bersama temannya di sebuah warung. Ketiga pelaku langsung menyerang.
Mereka membawa senjata tajam menyerang Gede Arya hingga robek kepala dan harus dijarit 10 jaritan. Bagian perut Arya juga luka.
Petugas Polsek Sukasada yang mendapat laporan kejadian tersebut langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.
“Kami lakukan penyelidikan dan penyidikan dengan peristiwa yang terjadi di jembong itu, tiga orang pelaku melarikan diri ke arah selatan, ini masih kami kembangkan,” jelas Kapolsek Sukasada, Kompol I Ketut Darmita kepada wartawan.
Petugas mendengarkan keterangan dua orang saksi di antaranya Putu Sugandi (18) dan Putu Dana (39). Tidak ada yang mengenali ketiga pelaku. Korban yang mengalami luka parah dilarikan ke RSAD Singaraja untuk mendapat penanganan secara medis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026
-
Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN
-
Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM
-
Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?
-
Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Awasi Kesegaran Hingga Variasi Menu Makanan
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu, Guru hingga Ustaz Bisa Beri Penilaian Menu MBG
-
Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata
-
Sudah Bertolak ke Prancis, Prabowo Akan Salat Idul Adha di Luar Negeri
-
Kebijakan Iklim Dibuat untuk Warga Terdampak, Tapi Mengapa Mereka Jarang Dilibatkan?